Packer: Profesi Vital di Balik Keberhasilan Pengiriman

19 Februari 2026

Packer: Profesi Vital di Balik Keberhasilan Pengiriman

Dalam rantai distribusi modern, keberhasilan pengiriman tidak hanya ditentukan oleh armada transportasi atau sistem digital yang canggih. Tapi juga ada peran penting di balik layar yang sering kali luput dari perhatian, yaitu packer.

 

Profesi ini merupakan salah satu tokoh utama dalam memastikan barang sampai ke tangan pelanggan dalam kondisi aman dan sesuai pesanan.

 

Apalagi di tengah pertumbuhan e-commerce dan kebutuhan distribusi yang semakin cepat, peran packer juga semakin strategis. Lalu, apa sebenarnya tugas seorang packer dan mengapa profesi ini begitu penting dalam sistem logistik?

 

Apa Itu Packer?

 

Packer adalah profesi yang bertanggung jawab untuk mengemas barang sebelum dikirim ke pelanggan atau ke titik distribusi berikutnya.

 

Dalam operasional gudang dan logistik, packer bekerja setelah proses picking selesai, yaitu saat barang sudah dipilih sesuai pesanan.

 

 

 

Packer memastikan setiap produk dikemas dengan standar keamanan yang tepat agar tidak rusak selama proses pengiriman. Mereka biasanya bertugas di lingkungan warehouse, fulfillment center, atau fasilitas distribusi.

 

Tugas Utama Packer

 

Peran packer tidak sekadar bertugas memasukan barang ke dalam dus packing. Berikut beberapa tanggung jawab utamanya:

 

Memeriksa Barang. Memastikan barang yang akan dikemas sesuai dengan pesanan dan dalam kondisi baik.

Melakukan Pengemasan. Menggunakan material kemasan yang sesuai, seperti bubble wrap, kardus, plastik pelindung, atau kayu untuk barang tertentu.

Memberi Label dan Dokumentasi. Menempelkan label pengiriman, barcode, serta memastikan barang sesuai dengan data di sistem.

Menjaga Standar Keamanan dan Kualitas. Packer harus memastikan kemasan cukup kuat untuk melindungi barang selama proses distribusi.

Mengikuti SOP Gudang. Termasuk standar keselamatan kerja dan prosedur pengemasan tertentu untuk barang fragile atau bernilai tinggi.

 

Perbedaan Packer dan Picker

 

Dalam sistem pergudangan, istilah packer sering disandingkan dengan picker. Meski sama-sama berada di warehouse, keduanya memiliki peran berbeda:

 

Picker bertugas mengambil barang dari rak penyimpanan sesuai pesanan.

Packer bertugas mengemas barang yang sudah dipilih agar siap dikirim.

 

Sederhananya, picker memastikan barang yang diambil sesuai, sedangkan packer memastikan barang siap dikirim dengan kemasan yang aman dan sesuai.

 

 

 

Perlengkapan Kerja Packer

 

Agar bisa menjalankan tugasnya secara optimal, umumnya packer membutuhkan beberapa perlengkapan kerja, seperti:

 

Kardus atau box dengan berbagai ukuran

Bubble wrap atau foam pelindung

Lakban dan alat pemotong

Timbangan digital

Label printer dan barcode scanner

Pallet dan plastik wrapping

 

Pemilihan material kemasan sangat bergantung pada jenis barang yang dikirim, mulai dari produk FMCG hingga peralatan industri.

 

Cara Kerja Packer dalam Proses Pengiriman

 

Secara umum, alur kerja packer adalah sebagai berikut:

 

Menerima barang dari picker

Memverifikasi kesesuaian produk dengan order

Memilih kemasan yang sesuai dengan ukuran dan karakter barang

Mengemas dan menambahkan pelindung jika diperlukan

Menimbang dan mencatat data pengiriman

Menyerahkan paket ke bagian dispatch atau shipping

 

Proses ini harus dilakukan dengan cepat namun tetap teliti. Terutama dalam volume pengiriman tinggi seperti pada periode peak season.

 

 

 

Bagaimana Packer Menentukan Keberhasilan Pengiriman?

 

Kesalahan kecil dalam pengemasan bisa berdampak besar, seperti barang rusak, retur meningkat, atau keluhan pelanggan. Di sinilah peran packer menjadi krusial.

 

Berikut beberapa alasan mengapa packer bisa menentukan keberhasilan pengiriman:

 

Mengurangi Risiko Kerusakan selama transportasi

Menekan Biaya Retur dan Klaim

Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

Menjaga Reputasi Perusahaan

 

Dalam sistem logistik terintegrasi, kualitas kerja packer bisa berdampak langsung pada performa supply chain secara keseluruhan.

 

Profesi packer mungkin jarang terlihat, tapi tidak bisa dipungkiri perannya vital dalam keberhasilan pengiriman barang. Ketelitian, kecepatan, dan standar kerja yang baik menjadi kunci agar produk sampai ke pelanggan dalam kondisi sempurna.

 

Proses Pengiriman Lebih Andal dan Profesional Bersama SELOG

 

Agar proses pengiriman berjalan optimal, perusahaan membutuhkan dukungan logistik profesional yang profesional dan berpengalaman.

 

Salah satu perusahaan logistik yang bisa menjadi mitra untuk segala urusan pengiriman adalah SELOG. Anak usaha PT Serasi Autoraya (SERA) yang juga bagian dari Grup Astra ini telah beroperasi selama 20 tahun di sektor logistik.

 

 



SELOG hadir untuk menjawab kebutuhan jasa logistik secara menyeluruh, meliputi Trucking, Shipping, Freight forwarding, Warehousing, dan Project Cargo.



Setiap layanan SELOG didukung oleh teknologi digital Astra Fleet Management Solution (AstraFMS) yang tidak hanya mempermudah, tetapi juga efektif dan efisien untuk bisnis.



Melalui teknologi AstraFMS, SELOG menawarkan solusi menyeluruh untuk pengelolaan kendaraan dan transportasi di Indonesia yang berlandaskan teknologi informasi.



Untuk informasi lebih lengkap mengenai layanan SELOG, kunjungi website www.selog.astra.co.id atau hubungi kami di nomor (021) 26605333.



Ikuti media sosial SELOG di Instagram @selog_astra dan Linkedin SELOG agar tidak ketinggalan berbagai informasi terbaru mengenai industri logistik.

Artikel Terkait

Temukan berbagai berita terkini dari SELOG

Alasan Perusahaan Logistik Wajib Sertifikasi Halal

13 Februari 2026

Alasan Perusahaan Logistik Wajib Sertifikasi Halal
Sertifikat Halal adalah legalitas kehalalan suatu produk atau jasa yang diterbitkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama, berdasarkan fatwa halal tertulis dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Cara Aman Packing Barang Elektronik Sebelum Dikirim

11 Februari 2026

Cara Aman Packing Barang Elektronik Sebelum Dikirim
Karena masuk dalam kategori sensitif dan rentan rusak, barang elektronik memerlukan penanganan serta metode pengemasan khusus saat pengiriman, agar tetap aman saat tiba di tujuan.
Mengenal Hasil Tambang di Indonesia dan Tantangan Industrinya

9 Februari 2026

Mengenal Hasil Tambang di Indonesia dan Tantangan Industrinya
Didukung kondisi geologi dan letak geografis yang unik, Indonesia memiliki cadangan tambang yang tersebar di berbagai wilayah seperti Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Papua, hingga Maluku.
Tantangan Logistik Cold Chain yang Perlu Diantisipasi

6 Februari 2026

Tantangan Logistik Cold Chain yang Perlu Diantisipasi
Produk-produk seperti makanan segar dan beku, farmasi, kesehatan, hingga bahan kimia sangat bergantung pada kestabilan suhu dari proses produksi hingga diterima konsumen, untuk tetap menjaga kualitasnya.
Manfaat Dashcam Mobil untuk Truk saat Pengiriman

4 Februari 2026

Manfaat Dashcam Mobil untuk Truk saat Pengiriman
Penggunaan dashcam pada truk tidak sekadar untuk dokumentasi perjalanan. Tapi lebih dari itu, perangkat ini juga berfungsi sebagai alat pengawasan dan mitigasi risiko.
5 Fakta Kilang Minyak Terbesar di Indonesia

2 Februari 2026

5 Fakta Kilang Minyak Terbesar di Indonesia
RDMP Balikpapan bukan sekadar proyek revitalisasi, melainkan pengembangan menyeluruh, mulai dari peningkatan kapasitas produksi, penerapan teknologi terkini, serta peningkatan kualitas bahan bakar minyak (BBM) nasional.
Kelebihan & Kekurangan Pengiriman dengan Kapal

30 Januari 2026

Kelebihan & Kekurangan Pengiriman dengan Kapal
Kapal laut mampu mengangkut muatan dalam jumlah besar dengan biaya yang relatif efisien. Namun, di balik keunggulannya, metode pengiriman ini juga memiliki sejumlah keterbatasan yang perlu dipertimbangkan.
Mengenal Last Mile Delivery dan Tantangannya

28 Januari 2026

Mengenal Last Mile Delivery dan Tantangannya
Meski berada di tahap terakhir, proses ini justru memiliki peran yang sangat krusial karena berpengaruh langsung terhadap biaya operasional sekaligus kepuasan pelanggan.
5 Tren Logistik 2026 yang Perlu Diketahui

26 Januari 2026

5 Tren Logistik 2026 yang Perlu Diketahui
Tahun 2026, sektor logistik diperkirakan semakin terdorong oleh pembangunan infrastruktur, pertumbuhan kawasan industri, serta peningkatan arus distribusi antar pulau. Digitalisasi rantai pasok dan tuntutan pengiriman yang lebih cepat akan menjadi standar baru.
8 Sektor Usaha yang Membutuhkan Jasa Ekspedisi

23 Januari 2026

8 Sektor Usaha yang Membutuhkan Jasa Ekspedisi
Bukan hanya perusahaan besar, usaha skala kecil hingga menengah juga sangat bergantung pada layanan pengiriman untuk menjangkau pelanggan yang lebih luas, demi menjaga kelancaran operasional.

Pastikan update informasi SELOG dan logistik terkini

Silakan masukkan email untuk mendapatkan berita atau artikel terbaru dari kami

Ada yang bisa kami Bantu?