Mengenal Last Mile Delivery dan Tantangannya

28 Januari 2026

Mengenal Last Mile Delivery dan Tantangannya

Dalam industri logistik dan transportasi, last mile delivery adalah tahapan akhir pengiriman barang hingga sampai ke tangan penerima.

 

Meski berada di tahap terakhir, proses ini justru memiliki peran yang sangat krusial karena berpengaruh langsung terhadap biaya operasional sekaligus kepuasan pelanggan.


Berbagai riset menunjukan bahwa lebih dari 80% pelanggan enggan melakukan pembelian ulang apabila mengalami kegagalan pengiriman.


Fakta itu semakin menegaskan bahwa investasi di sektor logistik, khususnya pada layanan last mile delivery, menjadi hal yang sangat penting bagi keberlangsungan bisnis.

 

5 Tantangan Last Mile Delivery

 

1. Biaya Pengiriman yang Tinggi


Last mile delivery dikenal sebagai salah satu tahapan pengiriman dengan biaya paling besar. Bahkan, biayanya dapat mencapai 53% atau lebih dari total keseluruhan ongkos pengiriman.


Salah satu penyebab utamanya adalah keterbatasan infrastruktur yang mendukung pengiriman tepat waktu.

 

 


Selain itu, faktor lain seperti kegagalan pengiriman, rute yang terlalu panjang, biaya tenaga pengemudi, hingga beban operasional turut berkontribusi terhadap tingginya biaya.


Tantangan ini semakin kompleks di tengah persaingan ketat dan tuntutan konsumen akan ongkos kirim yang lebih terjangkau.

 

2. Perencanaan Rute Pengiriman


Perencanaan rute menjadi tantangan tersendiri dalam last mile delivery. Banyak aspek yang perlu dipertimbangkan, mulai dari jadwal pengemudi, spesifikasi kendaraan, hingga akses menuju lokasi tujuan.


Proses ini sulit dilakukan secara manual. Untuk itu, butuh dukungan teknologi seperti logistics software atau route optimization software agar rute pengiriman dapat dirancang secara lebih efisien dan optimal.

 

3. Minimnya Transparansi Pelacakan


Visibilitas pelacakan merupakan faktor penting dalam membangun kepercayaan dan loyalitas pelanggan. Konsumen kini mengharapkan transparansi penuh terkait status pengiriman, termasuk informasi lokasi paket secara real-time.


Tanpa sistem pelacakan yang memadai, pelanggan akan kesulitan memantau pergerakan barang, yang pada akhirnya dapat menurunkan pengalaman dan kepuasan mereka.

 

4. Risiko Kegagalan dan Keterlambatan Pengiriman


Risiko kegagalan dan keterlambatan pengiriman paling sering terjadi pada tahap last mile. Sialnya, satu kegagalan saja dapat berdampak pada peningkatan biaya operasional.


Beberapa penyebab umum kegagalan pengiriman antara lain penerima tidak berada di lokasi, kurir datang di luar waktu estimasi, salah alamat, hingga kendala teknis di lapangan.

 

 

 

5. Kondisi Tidak Terduga


Selama proses pengiriman berlangsung, berbagai situasi tak terduga dapat muncul, seperti kemacetan lalu lintas, cuaca ekstrem, atau gangguan pada kendaraan.


Untuk mengantisipasinya, perusahaan perlu menyiapkan rencana darurat serta memastikan komunikasi yang baik antara tim operasional dan pelanggan. Dengan begitu, solusi dapat segera diambil saat terjadi kendala di lapangan.

 

Tips Mengoptimalkan Last Mile Delivery


Agar proses last mile delivery berjalan lebih efektif, beberapa langkah berikut dapat diterapkan, yakni:

 

Menentukan metode pengiriman yang tepat sesuai dengan jenis barang dan tujuan pengiriman.

Mengoptimalkan rute pengiriman dengan memanfaatkan teknologi guna menghindari kemacetan dan rute tidak efisien.

Menyediakan sistem pelacakan real-time agar pelanggan dapat memantau status pengiriman dengan mudah.

Mengutamakan pengalaman pelanggan dengan memastikan proses pengiriman berlangsung lancar dan transparan.

 

Peran Teknologi dalam Last Mile Delivery


Teknologi memegang peranan penting dalam meningkatkan efektivitas last mile delivery. Beberapa solusi teknologi yang umum digunakan diantaranya:

 

Transportation Management System (TMS) untuk merencanakan dan mengelola rute pengiriman secara efisien.

Perangkat pelacakan untuk memantau posisi dan kondisi barang selama perjalanan.

Aplikasi mobile yang memudahkan pelanggan melacak pesanan serta berkomunikasi langsung dengan kurir.

 

Besarnya tantangan dalam last mile delivery menunjukan bahwa layanan ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Diperlukan mitra logistik yang berpengalaman dan andal agar proses pengiriman tahap akhir dapat berjalan sesuai rencana.

 

 

 

Solusi Last Mile Delivery dari SELOG


Untuk kebutuhan last-mile delivery yang andal dan efisien, SELOG siap menjadi mitra strategis bisnis Anda.

SELOG melayani pengiriman hingga ke tujuan akhir, termasuk wilayah yang sulit dijangkau, dengan armada Blind Van hingga Truk CDE yang menjangkau area Jabodetabek hingga Sumatera.

Anak usaha PT Serasi Autoraya (SERA) di bawah naungan Grup Astra ini telah dikenal sebagai salah satu perusahaan logistik yang menghadirkan layanan one stop solution.

SELOG telah berpengalaman lebih dari 20 tahun untuk memenuhi kebutuhan akan jasa logistik end to end, mulai dari Trucking, Shipping, Freight forwarding, Warehousing, serta Project Cargo.


Setiap layanan SELOG juga didukung penggunaan teknologi digital Astra Fleet Management Solution (AstraFMS) yang tidak hanya memudahkan, tetapi juga efektif dan efisien bagi bisnis.


Dengan teknologi AstraFMS, SELOG menyediakan solusi komprehensif dalam pengelolaan kendaraan dan transportasi di Indonesia dengan berbasis teknologi informasi.


Informasi lebih lanjut tentang layanan SELOG, silahkan mengunjungi website www.selog.astra.co.id atau bisa juga menghubungi kami di nomor (021) 26605333.


Jangan lupa follow media sosial SELOG di instagram @selog_astra serta Linkedin SELOG untuk mendapatkan berbagai info terkini seputar industri logistik.

Artikel Terkait

Temukan berbagai berita terkini dari SELOG

5 Tren Logistik 2026 yang Perlu Diketahui

26 Januari 2026

5 Tren Logistik 2026 yang Perlu Diketahui
Tahun 2026, sektor logistik diperkirakan semakin terdorong oleh pembangunan infrastruktur, pertumbuhan kawasan industri, serta peningkatan arus distribusi antar pulau. Digitalisasi rantai pasok dan tuntutan pengiriman yang lebih cepat akan menjadi standar baru.
8 Sektor Usaha yang Membutuhkan Jasa Ekspedisi

23 Januari 2026

8 Sektor Usaha yang Membutuhkan Jasa Ekspedisi
Bukan hanya perusahaan besar, usaha skala kecil hingga menengah juga sangat bergantung pada layanan pengiriman untuk menjangkau pelanggan yang lebih luas, demi menjaga kelancaran operasional.
Trucking- Jenis dan Perannya dalam Industri Logistik

19 Januari 2026

Trucking: Jenis dan Perannya dalam Industri Logistik
Layanan ini banyak digunakan karena kemampuannya menjangkau berbagai lokasi, baik area perkotaan, kawasan industri, hingga daerah yang sulit dijangkau moda transportasi lain.
Keunggulan Kemasan Kardus untuk Pengiriman Barang

15 Januari 2026

Keunggulan Kemasan Kardus untuk Pengiriman Barang
Kardus menjadi elemen penting dalam strategi distribusi karena berfungsi melindungi produk, mengoptimalkan biaya logistik, sekaligus menjaga citra merk saat produk tiba di tangan konsumen.
5 Kesalahan Manajemen Gudang yang Mesti Dihindari

13 Januari 2026

5 Kesalahan Manajemen Gudang yang Mesti Dihindari
Manajemen gudang yang solid merupakan fondasi kelancaran rantai pasok. Gudang tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan, tetapi juga pusat pengendali arus barang, mulai dari penerimaan, penyimpanan, hingga distribusi.
Last Mile Delivery: Kunci Sukses di Tengah Ketatnya Bisnis E-Commerce

9 Januari 2026

Last Mile Delivery: Kunci Sukses di Tengah Ketatnya Bisnis E-Commerce
Meski jaraknya relatif pendek, last mile justru menjadi tahap paling kompleks, paling mahal, dan paling berisiko. Di titik inilah keputusan pelanggan terbentuk, apakah akan kembali berbelanja atau pindah ke kompetitor.
Pemanfaatan Blockchain untuk Efisiensi Supply Chain Management

7 Januari 2026

Pemanfaatan Blockchain untuk Efisiensi Supply Chain Management
Pemanfaatan teknologi ini memungkinkan perusahaan melacak pergerakan barang secara menyeluruh, menekan risiko penipuan, serta membangun kepercayaan yang lebih kuat antara produsen, distributor, hingga konsumen akhir.
Optimisme Industri Logistik 2026

5 Januari 2026

Optimisme Industri Logistik 2026
Industri logistik diproyeksikan mengalami perubahan besar di tahun 2026. Pertumbuhan permintaan, percepatan digitalisasi, penyesuaian regulasi, hingga tuntutan efisiensi operasional menjadi faktor utama penting.
Tips Memilih Gudang untuk Produk FMCG

23 Desember 2025

Tips Memilih Gudang untuk Produk FMCG
Karena sifat produk FMCG yang bergerak cepat dan sering memiliki masa simpan terbatas, pemilihan gudang untuk produk FMCG menjadi salah satu elemen strategis dalam rantai pasok perusahaan.
Tantangan Pengiriman Barang di Lokasi Terpencil dan Solusinya

22 Desember 2025

Tantangan Pengiriman Barang di Lokasi Terpencil dan Solusinya
Ketika harus mengirim barang dengan truk ke daerah terpencil, misalnya wilayah tambang, desa pedalaman, pulau kecil, atau proyek konstruksi jauh dari kota, tantangannya tentu jadi jauh lebih besar.

Pastikan update informasi SELOG dan logistik terkini

Silakan masukkan email untuk mendapatkan berita atau artikel terbaru dari kami

Ada yang bisa kami Bantu?