5 Fakta Kilang Minyak Terbesar di Indonesia

2 Februari 2026

5 Fakta Kilang Minyak Terbesar di Indonesia

RDMP Balikpapan Resmi Beroperasi
 

Indonesia resmi memasuki fase baru dalam upaya mewujudkan kemandirian energi nasional. Hal ini ditandai dengan diresmikannya proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan oleh Presiden Prabowo Subianto, 12 Januari 2026 kemarin.


Dengan nilai investasi mencapai Rp123 triliun, RDMP Balikpapan kini menyandang status sebagai kilang minyak terbesar di Indonesia sekaligus menjadi tonggak penting penguatan industri energi nasional.


RDMP Balikpapan bukan sekadar proyek revitalisasi, melainkan pengembangan menyeluruh, mulai dari peningkatan kapasitas produksi, penerapan teknologi terkini, serta peningkatan kualitas bahan bakar minyak (BBM) nasional.


Berikut lima fakta penting tentang Kilang Minyak RDMP Balikpapan beserta target dan tantangan dalam operasionalnya.


1. Kilang Terbesar Pertama dalam 32 Tahun Terakhir


Peresmian RDMP Balikpapan menandai berakhirnya masa “puasa” pembangunan kilang besar di Indonesia selama lebih dari tiga dekade. Sebelumnya, kilang minyak terakhir yang diresmikan adalah Kilang Balongan Indramayu, pada 1994.
 

 


Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut momen ini sebagai peristiwa bersejarah karena baru dua presiden yang meresmikan proyek RDMP berskala besar.


Dengan kapasitas pengolahan yang kini jauh lebih tinggi, Balikpapan diposisikan sebagai pusat utama pengolahan minyak mentah nasional, melampaui kapasitas kilang lainnya di Tanah Air.


Hal ini jelas memperkuat fondasi Indonesia dalam memenuhi kebutuhan BBM domestik dan mengurangi ketergantungan pada impor.


2. Investasi Jumbo Rp123 Triliun


Proyek RDMP Balikpapan menelan investasi sekitar US$7,4 miliar atau setara Rp123 triliun. Dana itu digunakan untuk meningkatkan kapasitas pengolahan dari 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari (bph).


Dengan kapasitas besar tersebut, kilang Balikpapan menjadi tulang punggung suplai BBM nasional, khususnya di kawasan Indonesia Timur, sekaligus memperkuat ketahanan energi dalam negeri.


3. Infrastruktur Terintegrasi dari Hulu ke Hilir


Untuk mendukung operasional kilang berskala besar ini, Pertamina juga membangun infrastruktur terintegrasi berteknologi tinggi, antara lain:


Single Point Mooring (SPM), dermaga terapung yang mampu menampung kapal tanker raksasa (VLCC) hingga 320 ribu DWT.

Tangki Lawe-Lawe, dua unit tangki penyimpanan minyak mentah dengan kapasitas masing-masing 1 juta barel.

Pipa bawah laut sepanjang 20 kilometer untuk menyalurkan minyak dari dermaga terapung menuju fasilitas penyimpanan.

Pipa gas Senipah–Balikpapan sepanjang 78 kilometer untuk memastikan pasokan energi operasional kilang tetap stabil.


Sederet infrastruktur itu membuat RDMP Balikpapan menjadi salah satu kilang dengan sistem logistik energi paling modern saat ini di tanah air.
 

 


4. Teknologi RFCC sebagai Jantung Kilang


Keunggulan utama RDMP Balikpapan ada pada penerapan teknologi Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC).


Teknologi ini memungkinkan residu minyak yang sebelumnya bernilai rendah diolah menjadi produk BBM berkualitas tinggi, sesuai standar Euro V, yang lebih ramah lingkungan dan efisien.


Jenis produk BBM yang dihasilkan juga beragam, mulai dari Gasoline, Diesel, Avtur, LPG, hingga produk petrokimia turunan seperti Propylene. Standar emisi yang lebih rendah ini juga turut mendukung target Net Zero Emission Indonesia pada 2060.


5. Stop Impor Solar dan Penghematan Devisa


Salah satu target strategis RDMP Balikpapan adalah mengurangi bahkan menghentikan impor solar.


Dengan tambahan kapasitas produksi kilang serta implementasi program biodiesel B40 hingga B50, pasokan solar nasional diklaim berada dalam kondisi surplus.


Pemerintah memproyeksikan penghematan devisa hingga Rp60 triliun per tahun, angka yang signifikan bagi neraca perdagangan energi Indonesia.


Selain itu, kontribusi RDMP Balikpapan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional diperkirakan mencapai Rp514 triliun.


Proyek ini juga menyerap puluhan ribu tenaga kerja selama masa konstruksi dan operasional, sehingga memberi dampak ekonomi yang besar bagi Kalimantan Timur dan kawasan Indonesia Timur.


Tapi dibalik keberhasilan peresmiannya, RDMP Balikpapan ternyata juga menghadapi berbagai tantangan. Proyek ini sempat mengalami penundaan akibat insiden kebakaran yang menggeser target penyelesaian dari 2024 menjadi 2026.
 

 


Menteri ESDM bahkan menyinggung adanya dugaan sabotase dari pihak-pihak yang tidak menginginkan Indonesia mencapai kemandirian energi.


Tidak hanya itu, tantangan teknis, keselamatan kerja, hingga isu geopolitik juga menjadi ujian nyata dalam pembangunan kilang raksasa ini.


Peran Logistik dalam Mendukung Industri Minyak dan Gas


Beroperasinya kilang minyak RDMP Balikpapan ini, tentu selaras dengan meningkatnya kebutuhan layanan logistik sebagai saluran distribusi energi. Salah satu perusahaan logistik bisa jadi mitra terpercaya adalah SELOG.


Salah satu anak usaha PT Serasi Autoraya (SERA) yang juga bagian dari Grup Astra ini telah beroperasi selama 20 tahun di sektor logistik.


SELOG hadir untuk menjawab kebutuhan jasa logistik secara menyeluruh, meliputi Trucking, Shipping, Freight forwarding, Warehousing, dan Project Cargo.


Setiap layanan SELOG didukung oleh teknologi digital Astra Fleet Management Solution (AstraFMS) yang tidak hanya mempermudah, tetapi juga efektif dan efisien untuk bisnis.


Melalui teknologi AstraFMS, SELOG menawarkan solusi menyeluruh untuk pengelolaan kendaraan dan transportasi di Indonesia yang berlandaskan teknologi informasi.


Untuk informasi lebih lengkap mengenai layanan SELOG, kunjungi website www.selog.astra.co.id atau hubungi kami di nomor (021) 26605333.


Ikuti media sosial SELOG di Instagram @selog_astra dan Linkedin SELOG agar tidak ketinggalan berbagai informasi terbaru mengenai industri logistik.

Artikel Terkait

Temukan berbagai berita terkini dari SELOG

Manfaat Dashcam Mobil untuk Truk saat Pengiriman

4 Februari 2026

Manfaat Dashcam Mobil untuk Truk saat Pengiriman
Penggunaan dashcam pada truk tidak sekadar untuk dokumentasi perjalanan. Tapi lebih dari itu, perangkat ini juga berfungsi sebagai alat pengawasan dan mitigasi risiko.
Kelebihan & Kekurangan Pengiriman dengan Kapal

30 Januari 2026

Kelebihan & Kekurangan Pengiriman dengan Kapal
Kapal laut mampu mengangkut muatan dalam jumlah besar dengan biaya yang relatif efisien. Namun, di balik keunggulannya, metode pengiriman ini juga memiliki sejumlah keterbatasan yang perlu dipertimbangkan.
Mengenal Last Mile Delivery dan Tantangannya

28 Januari 2026

Mengenal Last Mile Delivery dan Tantangannya
Meski berada di tahap terakhir, proses ini justru memiliki peran yang sangat krusial karena berpengaruh langsung terhadap biaya operasional sekaligus kepuasan pelanggan.
5 Tren Logistik 2026 yang Perlu Diketahui

26 Januari 2026

5 Tren Logistik 2026 yang Perlu Diketahui
Tahun 2026, sektor logistik diperkirakan semakin terdorong oleh pembangunan infrastruktur, pertumbuhan kawasan industri, serta peningkatan arus distribusi antar pulau. Digitalisasi rantai pasok dan tuntutan pengiriman yang lebih cepat akan menjadi standar baru.
8 Sektor Usaha yang Membutuhkan Jasa Ekspedisi

23 Januari 2026

8 Sektor Usaha yang Membutuhkan Jasa Ekspedisi
Bukan hanya perusahaan besar, usaha skala kecil hingga menengah juga sangat bergantung pada layanan pengiriman untuk menjangkau pelanggan yang lebih luas, demi menjaga kelancaran operasional.
Trucking- Jenis dan Perannya dalam Industri Logistik

19 Januari 2026

Trucking: Jenis dan Perannya dalam Industri Logistik
Layanan ini banyak digunakan karena kemampuannya menjangkau berbagai lokasi, baik area perkotaan, kawasan industri, hingga daerah yang sulit dijangkau moda transportasi lain.
Keunggulan Kemasan Kardus untuk Pengiriman Barang

15 Januari 2026

Keunggulan Kemasan Kardus untuk Pengiriman Barang
Kardus menjadi elemen penting dalam strategi distribusi karena berfungsi melindungi produk, mengoptimalkan biaya logistik, sekaligus menjaga citra merk saat produk tiba di tangan konsumen.
5 Kesalahan Manajemen Gudang yang Mesti Dihindari

13 Januari 2026

5 Kesalahan Manajemen Gudang yang Mesti Dihindari
Manajemen gudang yang solid merupakan fondasi kelancaran rantai pasok. Gudang tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan, tetapi juga pusat pengendali arus barang, mulai dari penerimaan, penyimpanan, hingga distribusi.
Last Mile Delivery: Kunci Sukses di Tengah Ketatnya Bisnis E-Commerce

9 Januari 2026

Last Mile Delivery: Kunci Sukses di Tengah Ketatnya Bisnis E-Commerce
Meski jaraknya relatif pendek, last mile justru menjadi tahap paling kompleks, paling mahal, dan paling berisiko. Di titik inilah keputusan pelanggan terbentuk, apakah akan kembali berbelanja atau pindah ke kompetitor.
Pemanfaatan Blockchain untuk Efisiensi Supply Chain Management

7 Januari 2026

Pemanfaatan Blockchain untuk Efisiensi Supply Chain Management
Pemanfaatan teknologi ini memungkinkan perusahaan melacak pergerakan barang secara menyeluruh, menekan risiko penipuan, serta membangun kepercayaan yang lebih kuat antara produsen, distributor, hingga konsumen akhir.

Pastikan update informasi SELOG dan logistik terkini

Silakan masukkan email untuk mendapatkan berita atau artikel terbaru dari kami

Ada yang bisa kami Bantu?