
Informasi
9 Januari 2026
Last Mile Delivery: Kunci Sukses di Tengah Ketatnya Bisnis E-Commerce
Di tengah persaingan e-commerce yang kian ketat, kecepatan dan ketepatan pengiriman tidak lagi sekadar nilai tambah, melainkan faktor krusial yang menentukan kepuasan pelanggan.
Salah satu tahapan paling menentukan dalam proses logistik adalah last-mile delivery, yaitu fase akhir pengiriman saat barang berpindah dari gudang atau hub distribusi menuju konsumen akhir.
Meski jaraknya relatif pendek, last mile justru menjadi tahap paling kompleks, paling mahal, dan paling berisiko. Di titik inilah keputusan pelanggan terbentuk, apakah akan kembali berbelanja atau pindah ke kompetitor.
Berbagai studi menunjukan bahwa lebih dari 80% pelanggan tidak akan melakukan pembelian ulang jika mengalami kegagalan pengiriman, yang menegaskan pentingnya investasi serius pada last-mile delivery.
Peran Strategis Last-Mile Delivery dalam Rantai Pasok
Last-mile delivery sering disebut sebagai wajah bisnis e-commerce. Alasannya sederhana, tahap ini merupakan satu-satunya titik sentuh fisik antara brand dan pelanggan dalam transaksi digital.
Konsumen tidak melihat kecanggihan sistem gudang atau besarnya armada logistik. Yang dirasakan hanyalah momen saat paket tiba di depan pintu.
Karena itu, kualitas pengiriman tahap akhir secara langsung mencerminkan kredibilitas, profesionalisme, dan kualitas layanan sebuah merek.
Pengalaman negatif seperti keterlambatan atau barang rusak pada tahap ini dapat mencederai reputasi, bahkan dalam jangka panjang.
Sebaliknya, pengalaman last mile yang lancar dan tepat waktu berkontribusi besar pada loyalitas pelanggan jangka panjang.
Ragam Model Last-Mile Delivery dalam Logistik Modern
Seiring berkembangnya e-commerce dan layanan berbasis on-demand, model last-mile delivery pun semakin beragam.
Courier Delivery
Model yang paling umum adalah courier delivery, yakni pengantaran langsung ke alamat penerima menggunakan sepeda motor atau mobil. Model ini fleksibel dan mampu menjangkau area luas, meski biayanya relatif tinggi untuk volume kecil.
Instant & Same Day Delivery
Untuk kebutuhan pengiriman cepat, ada layanan same day dan instant delivery. Same day delivery menjamin paket tiba di hari yang sama, sementara instant delivery memungkinkan pengiriman dalam hitungan jam.
Layanan ini banyak digunakan untuk produk makanan, farmasi, hingga kebutuhan mendesak di wilayah perkotaan.
Scheduled Delivery
Ada juga scheduled delivery, yang memungkinkan pelanggan memilih waktu pengiriman tertentu. Model ini membantu menekan tingkat gagal antar dan meningkatkan efisiensi rute kurir.
Crowd Shipping & Green Last-Mile
Dalam beberapa tahun terakhir, muncul juga istilah crowdshipping dan green last-mile delivery.
Crowd Shipping memanfaatkan individu non-kurir sebagai pengantar, sementara green delivery menggunakan kendaraan listrik atau sepeda untuk menekan emisi karbon.
Tantangan Utama Last-Mile Delivery
Secara global, last-mile delivery dikenal sebagai tahap paling tidak efisien dan paling mahal dalam rantai logistik.
Bahkan, biaya last mile dapat mencapai lebih dari 50% total biaya pengiriman dari hulu ke hilir. Berikut beberapa tantangan yang sering terjadi:
Kemacetan lalu lintas di area perkotaan
Alamat pengiriman yang sulit ditemukan
Jarak pengiriman yang jauh di wilayah dengan infrastruktur terbatas
Tingginya risiko gagal antar
Setiap kegagalan pengiriman yang mengharuskan kurir kembali atau melakukan pengiriman ulang, otomatis membuat biaya operasional membengkak.
Mengoptimalkan last-mile delivery bukan sekadar soal mengirim barang, tapi juga meningkatkan pengalaman pelanggan. Fokus pada kecepatan, akurasi, transparansi, dan efisiensi biaya akan memberikan keunggulan kompetitif yang signifikan.
Perusahaan yang mampu mengubah tantangan last mile menjadi keunggulan layanan akan lebih unggul dalam menghadapi persaingan e-commerce yang semakin ketat.
SELOG: Mitra Andal Last-Mile Delivery
Untuk kebutuhan last-mile delivery yang andal dan efisien, SELOG siap menjadi mitra strategis bisnis Anda.
SELOG melayani pengiriman hingga ke tujuan akhir, termasuk wilayah yang sulit dijangkau, dengan armada Blind Van hingga Truk CDE yang menjangkau area Jabodetabek hingga Sumatera.
Anak usaha PT Serasi Autoraya (SERA) di bawah naungan Grup Astra ini telah dikenal sebagai salah satu perusahaan logistik yang menghadirkan layanan one stop solution.
SELOG telah berpengalaman lebih dari 20 tahun untuk memenuhi kebutuhan akan jasa logistik end to end, mulai dari Trucking, Shipping, Freight forwarding, Warehousing, serta Project Cargo.
Setiap layanan SELOG juga didukung penggunaan teknologi digital Astra Fleet Management Solution (AstraFMS) yang tidak hanya memudahkan, tetapi juga efektif dan efisien bagi bisnis.
Dengan teknologi AstraFMS, SELOG menyediakan solusi komprehensif dalam pengelolaan kendaraan dan transportasi di Indonesia dengan berbasis teknologi informasi.
Informasi lebih lanjut tentang layanan SELOG, silahkan mengunjungi website www.selog.astra.co.id atau bisa juga menghubungi kami di nomor (021) 26605333.
Jangan lupa follow media sosial SELOG di instagram @selog_astra serta Linkedin SELOG untuk mendapatkan berbagai info terkini seputar industri logistik.

Informasi
7 Januari 2026
Pemanfaatan Blockchain untuk Efisiensi Supply Chain Management

Informasi
5 Januari 2026
Optimisme Industri Logistik 2026

Informasi
23 Desember 2025
Tips Memilih Gudang untuk Produk FMCG

Informasi
22 Desember 2025
Tantangan Pengiriman Barang di Lokasi Terpencil dan Solusinya

Informasi
18 Desember 2025
5 Hal Penting Sebelum Kirim Barang dengan Truk

Informasi
17 Desember 2025
Perbedaan Truk CDD dan CDE untuk Kirim Barang

Informasi
15 Desember 2025
Mengenal Distribusi, Proses Vital dalam Manajemen Logistik

Informasi
10 Desember 2025
Bahaya Pengiriman Overload pada Truk dan Cara Mengatasinya

Informasi
8 Desember 2025
5 Faktor Penting dalam Distribusi Produk FMCG

Informasi
5 Desember 2025
Apa Itu Shipping dan Delivery dalam Logistik
Pastikan update informasi SELOG dan logistik terkini
Silakan masukkan email untuk mendapatkan berita atau artikel terbaru dari kami



