Optimisme Industri Logistik 2026

5 Januari 2026

Optimisme Industri Logistik 2026

Prediksi Arah Industri Logistik 2026: Tren, Tantangan, dan Strategi Utama
 

Industri logistik diproyeksikan mengalami perubahan besar di tahun 2026. Pertumbuhan permintaan, percepatan digitalisasi, penyesuaian regulasi, hingga tuntutan efisiensi operasional menjadi faktor utama penting.
 

Pemahaman dinamika ini juga penting bagi pelaku bisnis, tim operasional, hingga manajemen keuangan agar mampu menyusun strategi yang kompetitif dan berkelanjutan.
 

Federasi Asosiasi Logistik Global FIATA (International Federation of Freight Forwarders Associations) menyampaikan optimisme kalau sektor logistik Indonesia akan terus tumbuh positif pada 2026.
 

Keyakinan ini muncul setelah Indonesia mampu menunjukan ketahanan sektor logistik di tengah berbagai tantangan global sepanjang 2025.
 

Yukki Nugrahawan Hanafi, Senior Vice President FIATA sekaligus Ketua Dewan Pembina Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), dikutip dari Neraca, menyebutkan kalau logistik nasional tetap mencatat pertumbuhan solid meski menghadapi tekanan eksternal seperti konflik geopolitik dan perang dagang global.
 

FIATA juga mencatat bahwa sektor logistik Indonesia berkontribusi dalam menjaga pertumbuhan ekonomi nasional di kisaran 5% sepanjang 2025.
 

Hal ini sekaligus mempertegas bahwa industri logistik memiliki daya tahan yang kuat dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global.
 

 


Fakta Pertumbuhan Sektor Logistik Indonesia
 

Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), subsektor logistik menunjukan kinerja positif selama tiga kuartal terakhir 2025.
 

Industri pergudangan mencatat pertumbuhan sekitar 9,01%, sementara sektor transportasi tumbuh di kisaran 8,52% hingga 8,62%.
 

Secara keseluruhan, sektor logistik menyumbang sekitar 6,08% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.
 

Angka-angka itu mencerminkan bahwa logistik bukan sekadar sektor pendukung, melainkan salah satu pilar penting penggerak perekonomian nasional.
 

Meski begitu, nilai Logistics Performance Index (LPI) Indonesia masih berada pada kategori menengah, yang menandakan masih terbuka peluang besar untuk peningkatan efisiensi dan daya saing.
 

Faktor Domestik Jadi Motor Pertumbuhan Logistik 2026
 

FIATA menilai bahwa pada 2026, pertumbuhan logistik Indonesia akan lebih banyak digerakan oleh faktor domestik. Beberapa pendorong utamanya meliputi:
 

Penguatan konsumsi dalam negeri dan daya beli masyarakat, yang secara langsung meningkatkan kebutuhan distribusi barang.

Target pertumbuhan APBN sebesar 5,4%, mencerminkan optimisme pemerintah terhadap pemulihan dan stabilitas ekonomi.

Implementasi program strategis pemerintah, seperti Koperasi Merah Putih dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menciptakan efek pengganda terhadap aktivitas ekonomi dan logistik.
 

Program-program itu tidak hanya meningkatkan konsumsi masyarakat, tetapi juga mendorong permintaan terhadap layanan transportasi, distribusi, dan pergudangan sebagai bagian integral dari rantai pasok nasional.
 

 


Indikator Aktivitas Ekonomi yang Menguat
 

Optimisme terhadap sektor logistik juga diperkuat oleh sejumlah indikator ekonomi utama. Setidaknya FIATA mencatat dua hal, yakni:
 

Aktivitas sektor manufaktur berada pada level ekspansif, dengan indeks mencapai 53,3 pada November 2025, yang menandakan peningkatan produksi industri.

 

Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) tumbuh signifikan pada semester II 2025, mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap kondisi ekonomi yang membaik.
 

Kedua indikator tersebut menunjukan bahwa konsumsi dan investasi domestik mulai bergerak positif dan diproyeksikan berlanjut hingga 2026.
 

Kondisi itu jelas membuka peluang pertumbuhan yang stabil bagi sektor logistik tanpa lonjakan volume yang ekstrem.
 

Tantangan yang Perlu Diantisipasi Pelaku Logistik
 

Meski prospeknya positif, FIATA menekankan bahwa pelaku industri tetap perlu waspada terhadap sejumlah tantangan utama, seperti:
 

Ketidakpastian geopolitik global, yang berpotensi mengganggu rantai pasok internasional.

Disrupsi teknologi, khususnya adopsi Artificial Intelligence (AI). FIATA mendorong perusahaan logistik nasional untuk segera beradaptasi agar tidak tertinggal dari pemain global.

Fluktuasi tarif pengiriman laut, akibat perubahan rute pelayaran dan situasi geopolitik yang mempengaruhi reliabilitas jadwal.
 

Penerapan regulasi lingkungan global, seperti EU ETS, FuelEU Maritime, dan CBAM, yang diperkirakan berdampak pada peningkatan biaya logistik ekspor-impor, terutama untuk komoditas dengan jejak emisi tinggi.

Meski begitu, secara keseluruhan FIATA memandang prospek industri logistik Indonesia di tahun 2026 tetap kuat dan menjanjikan.
 

 


Ketahanan pasar domestik, peningkatan permintaan lokal, serta dukungan program strategis pemerintah menjadi fondasi utama pertumbuhan sektor ini.
 

Dengan memahami tren permintaan, regulasi karbon, perkembangan teknologi, serta perubahan moda transportasi, perusahaan logistik dapat menyusun strategi yang lebih efisien dan adaptif terhadap dinamika pasar.
 

SELOG: Mitra Logistik Andal di Indonesia
 

Salah satu perusahaan logistik yang bisa menjadi mitra untuk menghadapi dinamika logistik 2026 adalah SELOG. Anak usaha PT Serasi Autoraya (SERA) yang juga bagian dari Grup Astra ini telah beroperasi selama 20 tahun di sektor logistik.
 

SELOG hadir untuk menjawab kebutuhan jasa logistik secara menyeluruh, meliputi Trucking, Shipping, Freight forwarding, Warehousing, dan Project Cargo.
 

Setiap layanan SELOG didukung oleh teknologi digital Astra Fleet Management Solution (AstraFMS) yang tidak hanya mempermudah, tetapi juga efektif dan efisien untuk bisnis.
 

Melalui teknologi AstraFMS, SELOG menawarkan solusi menyeluruh untuk pengelolaan kendaraan dan transportasi di Indonesia yang berlandaskan teknologi informasi.
 

Untuk informasi lebih lengkap mengenai layanan SELOG, kunjungi website www.selog.astra.co.id atau hubungi kami di nomor (021) 26605333.
 

Ikuti media sosial SELOG di Instagram @selog_astra dan Linkedin SELOG agar tidak ketinggalan berbagai informasi terbaru mengenai industri logistik.

Artikel Terkait

Temukan berbagai berita terkini dari SELOG

Last Mile Delivery: Kunci Sukses di Tengah Ketatnya Bisnis E-Commerce

9 Januari 2026

Last Mile Delivery: Kunci Sukses di Tengah Ketatnya Bisnis E-Commerce
Meski jaraknya relatif pendek, last mile justru menjadi tahap paling kompleks, paling mahal, dan paling berisiko. Di titik inilah keputusan pelanggan terbentuk, apakah akan kembali berbelanja atau pindah ke kompetitor.
Pemanfaatan Blockchain untuk Efisiensi Supply Chain Management

7 Januari 2026

Pemanfaatan Blockchain untuk Efisiensi Supply Chain Management
Pemanfaatan teknologi ini memungkinkan perusahaan melacak pergerakan barang secara menyeluruh, menekan risiko penipuan, serta membangun kepercayaan yang lebih kuat antara produsen, distributor, hingga konsumen akhir.
Tips Memilih Gudang untuk Produk FMCG

23 Desember 2025

Tips Memilih Gudang untuk Produk FMCG
Karena sifat produk FMCG yang bergerak cepat dan sering memiliki masa simpan terbatas, pemilihan gudang untuk produk FMCG menjadi salah satu elemen strategis dalam rantai pasok perusahaan.
Tantangan Pengiriman Barang di Lokasi Terpencil dan Solusinya

22 Desember 2025

Tantangan Pengiriman Barang di Lokasi Terpencil dan Solusinya
Ketika harus mengirim barang dengan truk ke daerah terpencil, misalnya wilayah tambang, desa pedalaman, pulau kecil, atau proyek konstruksi jauh dari kota, tantangannya tentu jadi jauh lebih besar.
5 Hal Penting Sebelum Kirim Barang dengan Truk

18 Desember 2025

5 Hal Penting Sebelum Kirim Barang dengan Truk
Jika Anda sedang mempertimbangkan opsi mengirim barang dengan truk, ada beberapa hal yang perlu dipahami agar proses distribusi berjalan aman, tepat waktu, dan sesuai standar logistik modern.
Perbedaan Truk CDD dan CDE untuk Kirim Barang

17 Desember 2025

Perbedaan Truk CDD dan CDE untuk Kirim Barang
Untuk pengiriman darat, dua jenis kendaraan yang sering digunakan adalah truk CDD dan truk CDE. Meski tampak mirip, keduanya memiliki spesifikasi, kapasitas, serta fungsi yang berbeda.
Mengenal Distribusi, Proses Vital dalam Manajemen Logistik

15 Desember 2025

Mengenal Distribusi, Proses Vital dalam Manajemen Logistik
Distribusi menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan rantai pasok. Tanpa proses distribusi yang baik, produk tidak akan sampai ke konsumen secara tepat waktu, efisien, dan sesuai kualitas yang diharapkan.
Bahaya Pengiriman Overload pada Truk dan Cara Mengatasinya

10 Desember 2025

Bahaya Pengiriman Overload pada Truk dan Cara Mengatasinya
Overload terjadi saat kendaraan membawa muatan melebihi batas daya angkut yang diizinkan. Dalam dunia logistik, kondisi ini sering terlihat pada truk yang dipaksa mengangkut barang melebihi kapasitas sehingga kendaraan tidak stabil dan sulit dikendalikan.
5 Faktor Penting dalam Distribusi Produk FMCG

8 Desember 2025

5 Faktor Penting dalam Distribusi Produk FMCG
Agar alur distribusi tetap stabil dan efisien, perusahaan membutuhkan proses bisnis yang dapat dipantau dan diukur secara konsisten. Salah satu metode terbaik untuk mengelola hal ini adalah penerapan Key Performance Indicator (KPI) yang tepat.
Apa Itu Shipping dan Delivery dalam Logistik

5 Desember 2025

Apa Itu Shipping dan Delivery dalam Logistik
Shipping adalah tahap barang dipersiapkan, dikemas sesuai standar, lalu diserahkan kepada penyedia jasa pengiriman menggunakan moda transportasi yang sesuai, seperti truk, kapal laut, pesawat udara, atau kereta api.

Pastikan update informasi SELOG dan logistik terkini

Silakan masukkan email untuk mendapatkan berita atau artikel terbaru dari kami

Ada yang bisa kami Bantu?