service

6 November 2026

Mengenal FIFO, FEFO, dan LIFO, Metode Pengeluaran Barang di Gudang

Ada tiga metode yang umum digunakan dalam proses mengeluarkan barang dari gudang, yakni FIFO, FEFO dan LIFO.

 

  • FIFO mengeluarkan barang yang paling lama masuk gudang
  • FEFO mengeluarkan barang yang mendekati kadaluarsa
  • LIFO mengeluarkan barang yang paling akhir masuk

 

Ketiga metode ini lebih dari sekadar menentukan urutan barang keluar. Tapi juga mengatur rotasi stok secara tepat, mencegah barang menumpuk terlalu lama yang bisa menurunkan kualitasnya, hingga meminimalisir selisih antara catatan stok dan kondisi fisik barang.

 

Apa itu FIFO (First In, First Out)?

 

Sederhananya, barang yang lebih dulu diterima gudang adalah yang lebih dulu dikeluarkan. Produk yang datang di awal bulan, misalnya, diprioritaskan keluar sebelum stok yang tiba belakangan.

 

Sehingga aliran stok jadi lebih teratur dan relatif mudah diterapkan. Cocok untuk industri retail, FMCG, makanan kemasan, atau spare part yang dikelola berdasarkan usia penyimpanan.

 

Yang perlu dicatat, urutan masuk tidak selalu sama dengan urutan kedaluwarsa. Karena itu, untuk produk yang punya tanggal kedaluwarsa, perlu dicek lebih dulu.

 

 

 

Apa itu FEFO (First Expired, First Out)?

 

FEFO mengutamakan barang berdasarkan tanggal kedaluwarsa terdekat, kapan pun barang itu masuk gudang. Metode ini sangat tepat untuk produk-produk makanan, minuman, farmasi, dan FMCG dengan masa simpan terbatas.

 

Contohnya: Produk A masuk 1 Oktober dengan kedaluwarsa 30 Desember, sedangkan produk B masuk 5 Oktober dengan kedaluwarsa 15 November.

 

Jika menggunakan metode FEFO, produk B harus dikeluarkan lebih dulu meski datangnya belakangan. Sehingga risiko produk kedaluwarsa bisa diantisipasi dan kualitas barang lebih terjaga.

 

Apa itu LIFO (Last In, First Out)?

 

Sementara LIFO memprioritaskan barang yang terakhir masuk. Metode ini bisa diterapkan secara alami pada penyimpanan bertumpuk yang aksesnya lebih mudah dari satu sisi.

 

Contoh penerapan paling cocok adalah pada material yang tidak sensitif terhadap umur simpan, seperti pasir, batu, tanah, atau bahan bangunan berat yang ditumpuk di bulk storage).

 

Hanya saja dengan metode ini stok lama berisiko tertinggal. Karena itu LIFO tidak ideal untuk produk bertanggal kadaluarsa atau yang mudah turun kualitasnya.

 

 

 

Bagaimana memilih metode yang tepat?

 

Pemilihan metode yang tepat bisa dimulai dengan mengidentifikasi karakteristik produk, seperti:

 

  • Punya tanggal kedaluwarsa atau masa simpan pendek: utamakan FEFO
  • Barang umum yang dikelola berdasarkan urutan penerimaan: FIFO lebih tepat
  • Material curah tanpa masa simpan: LIFO bisa dipertimbangkan untuk penataan fisik, dengan catatan keselamatan dan kebutuhan operasional tetap terjaga

 

Tapi, semua penerapan metode harus berdasarkan data. Penggunaan Warehouse Management System (WMS) bisa membantu mengelola penerimaan, penyimpanan, hingga pengeluaran barang secara lebih terstruktur.

 

Teknologi ini juga dapat mendukung pelacakan batch, tanggal kadaluarsa, lokasi penyimpanan, serta instruksi picking sesuai aturan rotasi stok.

 

Dengan data yang terintegrasi dan implementasi prosedur yang konsisten, visibilitas stok pasti akan meningkat dan kesalahan pengambilan barang bisa berkurang.

 

Efisiensi Manajemen Stok dengan Warehousing SELOG

 

Manajemen warehouse merupakan bagian penting dari rantai pasok yang membutuhkan kombinasi antara SDM, operasional, teknologi, dan moda transportasi.

 

Dengan segala tantangan dan dinamika yang ada, menggandeng mitra logistik profesional merupakan langkah strategis untuk memastikan aktivitas pergudangan berjalan lebih terstruktur dan terukur.

 

Salah satu perusahaan logistik yang bisa jadi pilihan untuk kelancaran manajemen warehouse adalah SELOG, anak usaha dari PT Serasi Autoraya (SERA) yang juga bagian dari grup Astra.

 

Berpengalaman lebih dari 20 tahun di industri logistik, SELOG memiliki layanan warehousing modern dengan sistem manajemen stok yang terintegrasi dengan keunggulan sebagai berikut.

 

  • Jaringan gudang yang luas dan strategis di berbagai wilayah Indonesia
  • Sistem manajemen gudang terintegrasi untuk pemantauan stok secara real-time
  • Fasilitas penyimpanan aman, modern, dan sesuai kebutuhan industri
  • Didukung tim profesional berpengalaman di bidang logistik & supply chain

 

Layanan SELOG juga diperkuat dengan Warehouse Management System (WMS), sehingga setiap proses mulai dari incoming, binning, hingga picking bisa dipantau secara akurat.

 

Selain warehousing, SELOG juga menyediakan layanan logistik lengkap: Shipping, Freight Forwarding, Trucking, hingga Project Cargo.

 

Untuk informasi lebih lengkap mengenai layanan SELOG, Anda dapat mengunjungi situs resmi www.selog.astra.co.id serta follow media sosial SELOG:

 

FAQ seputar FIFO, FEFO, dan LIFO

 

Apa bedanya FIFO dan FEFO?

FIFO berpatokan pada kapan barang masuk, sedangkan FEFO berpatokan pada kapan barang kedaluwarsa. Untuk produk bertanggal kadaluarsa, FEFO lebih aman karena barang yang masuk lebih awal belum tentu kadaluarsa lebih cepat

 

Kapan FEFO lebih tepat daripada FIFO?

Saat produk punya masa simpan terbatas, seperti makanan, minuman, dan farmasi

 

Apakah LIFO boleh dipakai di gudang?

Sebagai pola penataan fisik untuk material curah tertentu, bisa. Namun untuk penilaian persediaan di laporan keuangan, LIFO tidak diperkenankan di Indonesia

 

Apakah satu gudang bisa memakai beberapa metode sekaligus?

Bisa, disesuaikan dengan karakteristik tiap kategori produk

 

Apa yang dibutuhkan agar FEFO berjalan baik?

Pencatatan tanggal kedaluwarsa dan batch yang akurat, idealnya didukung WMS.

Artikel Terkait

Temukan berbagai berita terkini dari SELOG

service

4 November 2026

Ukuran Kontainer 20 Feet, 40 Feet, dan 40 HC Mana Pilihan yang Cocok
Kontainer 20 feet cocok untuk muatan berat dengan volume ringkas. Sementara 40 feet untuk membawa barang volume sedang dalam jumlah banyak, serta 40 High Cube (40 HC) untuk barang besar yang relatif ringan.
service

3 November 2026

Tips Layout Gudang agar Picking Lebih Cepat dan Efisien
Ada lima langkah yang bisa dilakukan dalam menata gudang, mulai dari merapikan alur barang, menerapkan slotting dengan ABC analysis, hingga memanfaatkan Warehouse Management System (WMS).
service

28 Oktober 2026

Lebih Hemat Ekspor Impor via Laut atau Udara Ini Plus Minusnya
Pengiriman laut lebih ekonomis untuk muatan besar, sedangkan udara unggul dalam kecepatan. Pemilihan moda transportasi perlu disesuaikan dengan jenis barang, anggaran, dan target waktu pengiriman.
service

26 Oktober 2026

Bill of Lading- Dokumen Penting Ekspor Impor
Dalam praktiknya, Bill of Lading digunakan untuk mencatat informasi pengiriman, mulai dari identitas pengirim dan penerima, deskripsi muatan, hingga pelabuhan asal dan tujuan.
service

23 Oktober 2026

Tantangan Manajemen Warehouse yang Perlu Diantisipasi
Dibalik keberhasilan pengiriman barang, pasti ada manajemen warehouse yang terus beradaptasi dengan keterbatasan ruang, akurasi data stok, kinerja staff, hingga lonjakan permintaan.
service

21 Oktober 2026

Memahami Inbound Outbound dalam Manajemen Stok
Keduanya merupakan rangkaian proses yang vital. Untuk itu, memahami pengertian, tahapan, masalah yang sering muncul, hingga tips optimalisasinya juga perlu dipahami agar data stok lebih akurat dan tidak ada pengiriman molor.
service

19 Oktober 2026

Mengenal Komponen Truk, dari Mesin hingga Ban
Sebuah truk bisa membawa muatan berton-ton karena ada sejumlah komponen yang bekerja ekstra di dalamnya. Setidaknya ada 10 komponen utama, mulai dari mesin hingga ban.
service

16 Oktober 2026

Keunggulan Wingbox Dibanding Jenis Truk Lainnya untuk Pengiriman Barang
Truk wingbox merupakan truk bak tertutup dengan pintu belakang serta dua pintu samping yang bisa dibuka ke atas seperti sayap, dengan mekanisme hidrolik. Membuat proses bongkar-muat barang bisa lebih praktis.
service

14 Oktober 2026

Tahapan Ekspor Barang yang Harus Diketahui Pelaku Usaha
Aktivitas ekspor merupakan peluang untuk memperluas pasar dan menjangkau market di luar negeri. Tapi, menjual produk ke pasar internasional butuh persiapan yang lebih terstruktur dan sistematis.
service

13 Oktober 2026

5 Tugas Utama Freight Forwarder dalam Proses Pengiriman Barang
Freight forwarder adalah penyedia layanan logistik yang mengatur pengiriman barang dari lokasi asal sampai tujuan akhir lewat jalur darat, laut, udara, atau mengombinasikannya.

Pastikan update informasi SELOG dan logistik terkini

Silakan masukkan email untuk mendapatkan berita atau artikel terbaru dari kami

SELOG - PT Serasi Logistics Indonesia
  • Jalan Mitra Sunter Blvd Kav.90, Blok C2 Kav, RT.9/RW.11 14350 Daerah Khusus Ibukota Jakarta
  • 021 - 26605333
Solusi logistik dari Astra yang andal berpengalaman | SELOG