Jenis dan Standar Packaging dalam Pengiriman Logistik

3 Desember 2025

Jenis dan Standar Packaging dalam Pengiriman Logistik

Dalam dunia logistik, pemilihan jenis dan standar packaging bukan hanya soal estetika, tetapi merupakan elemen vital yang menentukan keamanan barang, efisiensi distribusi, serta total biaya pengiriman.
 

Packaging atau kemasan berfungsi sebagai perlindungan utama produk sepanjang proses pengiriman, mulai dari penyimpanan, handling, transportasi, hingga tiba di tangan konsumen.
 

Selain melindungi barang dari potensi kerusakan, getaran, kelembapan, hingga perubahan suhu, packaging yang tepat juga mencerminkan profesionalisme brand.

Banyak konsumen memberi penilaian terhadap kualitas produk dari kualitas kemasannya. Karena itu, memahami klasifikasi, standar material, serta penerapannya dalam logistik adalah hal yang sangat penting bagi perusahaan.



Jenis Packaging Berdasarkan Fungsi
 

Secara umum, packaging dalam logistik dibagi menjadi tiga kategori utama berdasarkan fungsi dan perannya dalam melindungi barang, yakni:



1. Kemasan Primer (Primary Packaging)
 

Merupakan lapisan kemasan yang bersentuhan langsung dengan produk. Fungsinya adalah menjaga kualitas dan memastikan produk terlindungi. Contohnya termasuk botol minuman, blister obat, kaleng makanan, hingga pouch.
 

Fungsi utamanya adalah melindungi barang dari kontaminasi serta menjaga bentuk dan mutu produk.

 

 



2. Kemasan Sekunder (Secondary Packaging)
 

Jenis kemasan ini digunakan untuk mengelompokan beberapa unit kemasan primer menjadi satu. Contohnya seperti karton box, shrink wrap, atau bundle pack.
 

Packaging sekunder mempermudah proses handling, manajemen SKU, hingga display di tingkat distributor dan ritel.



3. Kemasan Tersier (Tertiary Packaging)
 

Ini merupakan layer terbesar dan paling penting dalam proses distribusi logistik. Kemasan ini memastikan barang dapat ditumpuk, dipindahkan dengan alat berat, serta tetap aman saat dikirim jarak jauh. Contohnya pallet, crate kayu besar, hingga kontainer.
 

Jenis kemasan ini merupakan standar dalam pergudangan, transportasi laut, trucking, dan ekspedisi kargo.



Standar Packaging dalam Industri Logistik
 

Untuk menciptakan efisiensi dan keamanan dalam rantai distribusi global, terdapat beberapa standar packaging yang umum digunakan, diantaranya:



Pallet
 

Pallet menjadi dasar utama dalam stacking dan pergerakan barang menggunakan forklift atau hand pallet. Bahan pallet dapat berupa kayu, plastik, atau logam. Standar pallet yang banyak digunakan, yakni:
 

ISO Pallet (1000mm x 1200mm) – umum di Eropa dan Asia
GMA Pallet (48 x 40 inch) – dominan di Amerika Utara
 

Penggunaan standar pallet membantu mempercepat bongkar muat, meningkatkan safety handling, dan mengurangi risiko kerusakan.

 

 



Shipping Container Standard (ISO)
 

Dalam pengiriman laut dan kereta api, kontainer standar ISO adalah packaging tersier utama. Ukuran yang paling umum, yakni:
 

20 Feet (TEU) – untuk muatan berat dan volume kecil
40 Feet (FEU) – untuk barang volume besar
 

Standarisasi ukuran memungkinkan kontainer kompatibel dengan moda transportasi mana pun di seluruh dunia.



Karton dan Crate
 

Corrugated Cardboard Box atau Karton digunakan sebagai kemasan sekunder atau tersier ringan. Ketebalan dan struktur (ply/ECT rating) dipilih berdasarkan bobot dan tingkat fragilitas barang.
 

Sementara Crate Kayu dibutuhkan untuk barang yang besar, berat, atau sangat sensitif. Untuk ekspor, crate wajib mengikuti standar perlakuan panas ISPM 15 agar lolos proses bea cukai lintas negara.



Mengapa Standarisasi Packaging Penting?
 

Penerapan standar packaging yang tepat memberikan banyak manfaat, seperti:

Perlindungan terhadap kerusakan fisik dan lingkungan, termasuk benturan, perubahan suhu, dan kelembapan.

Efisiensi handling, terutama saat pemindahan dan penataan barang dalam kontainer atau gudang.

Optimalisasi biaya logistik, karena pengemasan yang tepat dapat mengurangi volume dan meningkatkan kapasitas muatan.

Kemudahan ekspor-impor, karena kemasan sesuai standar akan mempercepat clearance di bea cukai.



Pemilihan material kemasan juga harus mempertimbangkan jenis produk. Misalnya barang fragile perlu foam protector atau bubble wrap, sementara barang solid membutuhkan material penguat struktural.

 

Dengan packaging yang sesuai standar, Anda dapat mengurangi resiko kerusakan dan klaim komplain pelanggan, hingga memastikan proses distribusi lebih cepat, aman, dan terukur.
 

 

 

Jika perusahaan Anda membutuhkan jasa logistik yang mampu menangani berbagai jenis packaging dan standar pengiriman, salah satu unit bisnis PT Serasi Autoraya (SERA), yakni SELOG bisa menjadi mitra strategis.
 

Sebagai perusahaan logistik berpengalaman, SELOG hadir untuk menjawab kebutuhan jasa logistik secara menyeluruh, meliputi Trucking, Shipping, Freight forwarding, Warehousing, dan Project Cargo.
 

Setiap layanan SELOG didukung oleh teknologi digital Astra Fleet Management Solution (AstraFMS) yang tidak hanya mempermudah, tetapi juga efektif dan efisien untuk bisnis.
 

Melalui teknologi AstraFMS, SELOG menawarkan solusi menyeluruh untuk pengelolaan kendaraan dan transportasi di Indonesia yang berlandaskan teknologi informasi.
 

Untuk informasi lebih lengkap mengenai layanan SELOG, kunjungi website www.selog.astra.co.id atau hubungi kami di nomor (021) 26605333.
 

Ikuti media sosial SELOG di Instagram @selog_astra dan Linkedin SELOG agar tidak ketinggalan berbagai informasi terbaru mengenai industri logistik.

Artikel Terkait

Temukan berbagai berita terkini dari SELOG

Trucking- Jenis dan Perannya dalam Industri Logistik

19 Januari 2026

Trucking: Jenis dan Perannya dalam Industri Logistik
Layanan ini banyak digunakan karena kemampuannya menjangkau berbagai lokasi, baik area perkotaan, kawasan industri, hingga daerah yang sulit dijangkau moda transportasi lain.
Keunggulan Kemasan Kardus untuk Pengiriman Barang

15 Januari 2026

Keunggulan Kemasan Kardus untuk Pengiriman Barang
Kardus menjadi elemen penting dalam strategi distribusi karena berfungsi melindungi produk, mengoptimalkan biaya logistik, sekaligus menjaga citra merk saat produk tiba di tangan konsumen.
5 Kesalahan Manajemen Gudang yang Mesti Dihindari

13 Januari 2026

5 Kesalahan Manajemen Gudang yang Mesti Dihindari
Manajemen gudang yang solid merupakan fondasi kelancaran rantai pasok. Gudang tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan, tetapi juga pusat pengendali arus barang, mulai dari penerimaan, penyimpanan, hingga distribusi.
Last Mile Delivery: Kunci Sukses di Tengah Ketatnya Bisnis E-Commerce

9 Januari 2026

Last Mile Delivery: Kunci Sukses di Tengah Ketatnya Bisnis E-Commerce
Meski jaraknya relatif pendek, last mile justru menjadi tahap paling kompleks, paling mahal, dan paling berisiko. Di titik inilah keputusan pelanggan terbentuk, apakah akan kembali berbelanja atau pindah ke kompetitor.
Pemanfaatan Blockchain untuk Efisiensi Supply Chain Management

7 Januari 2026

Pemanfaatan Blockchain untuk Efisiensi Supply Chain Management
Pemanfaatan teknologi ini memungkinkan perusahaan melacak pergerakan barang secara menyeluruh, menekan risiko penipuan, serta membangun kepercayaan yang lebih kuat antara produsen, distributor, hingga konsumen akhir.
Optimisme Industri Logistik 2026

5 Januari 2026

Optimisme Industri Logistik 2026
Industri logistik diproyeksikan mengalami perubahan besar di tahun 2026. Pertumbuhan permintaan, percepatan digitalisasi, penyesuaian regulasi, hingga tuntutan efisiensi operasional menjadi faktor utama penting.
Tips Memilih Gudang untuk Produk FMCG

23 Desember 2025

Tips Memilih Gudang untuk Produk FMCG
Karena sifat produk FMCG yang bergerak cepat dan sering memiliki masa simpan terbatas, pemilihan gudang untuk produk FMCG menjadi salah satu elemen strategis dalam rantai pasok perusahaan.
Tantangan Pengiriman Barang di Lokasi Terpencil dan Solusinya

22 Desember 2025

Tantangan Pengiriman Barang di Lokasi Terpencil dan Solusinya
Ketika harus mengirim barang dengan truk ke daerah terpencil, misalnya wilayah tambang, desa pedalaman, pulau kecil, atau proyek konstruksi jauh dari kota, tantangannya tentu jadi jauh lebih besar.
5 Hal Penting Sebelum Kirim Barang dengan Truk

18 Desember 2025

5 Hal Penting Sebelum Kirim Barang dengan Truk
Jika Anda sedang mempertimbangkan opsi mengirim barang dengan truk, ada beberapa hal yang perlu dipahami agar proses distribusi berjalan aman, tepat waktu, dan sesuai standar logistik modern.
Perbedaan Truk CDD dan CDE untuk Kirim Barang

17 Desember 2025

Perbedaan Truk CDD dan CDE untuk Kirim Barang
Untuk pengiriman darat, dua jenis kendaraan yang sering digunakan adalah truk CDD dan truk CDE. Meski tampak mirip, keduanya memiliki spesifikasi, kapasitas, serta fungsi yang berbeda.

Pastikan update informasi SELOG dan logistik terkini

Silakan masukkan email untuk mendapatkan berita atau artikel terbaru dari kami

Ada yang bisa kami Bantu?