Ini Bedanya Kapal Roro dan Kapal Feri

9 Juni 2025

Ini Bedanya Kapal Roro dan Kapal Feri

Kapal RORO (Roll-On Roll-Off) dan kapal feri seringkali dianggap sama, padahal keduanya memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda.


Kedua jenis kapal ini sama-sama penting dalam mendukung mobilitas dan logistik, terutama di negara kepulauan seperti Indonesia. Biar nggak salah paham, mari kenali perbedaannya.


Apa Itu Kapal RORO?


RORO adalah singkatan dari Roll-On Roll-Off, yaitu kapal yang dirancang untuk mengangkut kendaraan bermotor seperti mobil, truk, atau bus.


Kapal ini dirancang agar muatan dapat langsung masuk (roll-on) dan keluar (roll-off) melalui ramp tanpa perlu bongkar muat manual. Desain itu membuat kapal RORO sangat efisien dalam pengangkutan logistik berskala besar.

 

 


Ciri-ciri Kapal RORO:


Ramp atau Pintu Khusus: Memiliki jalur khusus untuk kemudahan kendaraan naik dan turun.


Dek Kargo Luas: Area penyimpanan kendaraan bisa berupa dek terbuka atau tertutup, didesain untuk efisiensi ruang dan keseimbangan.


Operasional Cepat: Proses bongkar muat jauh lebih cepat karena kendaraan tidak perlu diangkut secara manual atau dengan alat berat.


Fokus Pengangkutan: Prioritas utamanya adalah kapasitas kendaraan dan barang berukuran besar, meskipun tetap mengangkut penumpang.


Rute Operasi: Umumnya melayani rute jarak jauh, bahkan antarnegara.


Cara Kerja Kapal RORO:


Kapal RORO dirancang untuk efisiensi. Kendaraan masuk ke kapal melalui ramp yang terhubung ke dermaga, lalu diparkir di dek yang telah diatur.


Setelah tiba di tujuan, kendaraan dapat langsung keluar melalui ramp yang tersedia. Proses ini meminimalisir waktu handling dan mempercepat turnaround kapal.

 

 


Apa Itu Kapal Feri?


Kapal Feri adalah kapal penumpang yang juga bisa mengangkut kendaraan atau barang dalam jumlah terbatas.


Kapal ini lebih sering digunakan untuk perjalanan jarak pendek seperti antar pulau kecil atau daerah pesisir, dan dilengkapi fasilitas kenyamanan untuk penumpang seperti kursi, kantin, serta toilet.


Ciri-ciri Kapal Feri:


Fokus pada Penumpang: Meskipun bisa mengangkut kendaraan, kapasitas penumpang menjadi prioritas utama.


Rute Pendek: Umumnya beroperasi pada jalur perairan pendek, seperti antar pulau kecil atau wilayah pesisir.


Fasilitas Lengkap: Seringkali dilengkapi dengan fasilitas untuk kenyamanan penumpang, seperti kursi, kantin, area santai, dan toilet.


Perbedaan Kapal RORO dan Kapal Feri


Secara mendasar, Kapal RORO dirancang untuk mengangkut kendaraan bermotor berukuran besar serta penumpang dalam rute jarak menengah hingga jauh, seringkali internasional.


Fokus utamanya adalah kapasitas kendaraan, sehingga desainnya dilengkapi ramp dan dek luas untuk parkir, yang memungkinkan proses bongkar muat sangat cepat (roll-on/roll-off). Fasilitas penumpang pada kapal RORO umumnya lebih minimalis.


Sebaliknya, Kapal Feri berfokus pada pengangkutan penumpang dan barang (termasuk kendaraan) dalam rute pendek hingga menengah, biasanya antar pulau kecil atau wilayah pesisir.


Desain kapal feri lebih mengutamakan kenyamanan penumpang dengan fasilitas yang lebih lengkap seperti kursi nyaman, kantin, dan toilet, namun kapasitas kendaraannya lebih terbatas dan proses bongkar muat bisa lebih lama.

 

 


Penggunaan di Indonesia


Kapal RORO:


Pengangkutan Kendaraan Antar Pulau: Rute populer seperti Pelabuhan Merak (Banten) ke Pelabuhan Bakauheni (Lampung) sangat bergantung pada kapal RORO untuk mengangkut kendaraan pribadi, truk logistik, dan bus.


Logistik Industri: Digunakan untuk memindahkan kendaraan berat, mesin industri, atau alat konstruksi dari satu pelabuhan ke pelabuhan lain secara efisien.


Kapal Feri:


Transportasi Penumpang Jarak Pendek: Rute seperti Pelabuhan Sanur ke Nusa Lembongan di Bali sering menggunakan kapal feri untuk mengangkut wisatawan dan penduduk lokal.


Angkutan Kebutuhan Harian: Kapal feri di Kepulauan Seribu berperan vital dalam mengangkut barang kebutuhan sehari-hari bersama dengan penumpang antar pulau.


Baik kapal RORO maupun kapal feri memiliki peran yang tak tergantikan dalam sistem transportasi laut, khususnya di negara kepulauan seperti Indonesia.


Kapal RORO menunjang efisiensi pengangkutan kendaraan dan logistik barang besar, sementara kapal feri memastikan konektivitas dan mobilitas penumpang di jalur perairan pendek.


Pemahaman ini sangat penting dilakukan karena begitu pentingnya peran sektor logistik. Namun, efektifitas dan efisiensi logistik tidak hanya ditentukan oleh jenis kapal yang digunakan, tapi juga bagaimana kemudahan, kelancaran, dan kecepatan dari penyedia layanan.

 

 

 

Layanan Shipping SELOG


Agar tidak terjebak dengan penyedia jasa yang kurang profesional, lakukan riset mendalam sebelum memilih penyedia layanan shipping. Cari tahu rekam jejak perusahaan melalui ulasan pelanggan atau referensi dari pihak terpercaya.


Salah satu perusahaan logistik yang bisa jadi mitra terpercaya sebagai shipping agency adalah SELOG, lini bisnis dari PT Serasi Autoraya (SERA) yang juga bagian dari Grup Astra.


Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di industri logistik, SELOG hadir untuk memenuhi kebutuhan akan jasa logistik end to end, mulai dari Trucking, Shipping, Freight forwarding, Warehousing, serta Project Cargo.


Layanan shipping SELOG untuk pengiriman barang domestik dan internasional hadir dengan beberapa keunggulan, yakni monthly shipment untuk mengatur schedule kapal, pemantauan operasional kapal 24 jam, serta desain struktural, material, dan lebar ramp door kapal yang mampu menahan beban muatan besar.


Selain itu, layanan SELOG juga didukung penggunaan teknologi digital Astra Fleet Management Solution (AstraFMS) yang tidak hanya memudahkan, tetapi juga efektif dan efisien bagi bisnis.


Dengan teknologi AstraFMS, SELOG menyediakan solusi komprehensif dalam pengelolaan kendaraan dan transportasi di Indonesia dengan berbasis teknologi informasi.


Informasi lebih lanjut tentang layanan SELOG, silahkan mengunjungi website www.selog.astra.co.id atau bisa juga menghubungi kami di nomor (021) 26605333.


Jangan lupa follow media sosial SELOG di instagram @selog_astra serta Linkedin SELOG untuk mendapatkan berbagai info terkini seputar industri logistik.

Artikel Terkait

Temukan berbagai berita terkini dari SELOG

service

18 Maret 2026

Pentingnya Warehousing dalam Industri Tambang
Dalam industri pertambangan, aktivitas warehousing mencakup pengelolaan berbagai material kebutuhan operasional, mulai dari alat berat, suku cadang, bahan bakar, bahan kimia, hingga material eksplosif.
service

16 Maret 2026

Penyebab Overload Pengiriman Barang yang Sering Te
Penumpukan pengiriman bukanlah fenomena baru dalam dunia logistik. Beberapa faktor berikut menjadi penyebab utama sering terjadinya overload pengiriman barang.
service

13 Maret 2026

Perbedaan Freight Forwarder Sesuai Jenis dan Tugas
Freight forwarder dapat disebut sebagai pihak ketiga yang mengelola seluruh proses logistik, mulai dari perencanaan pengiriman, pemilihan moda transportasi, pengaturan distribusi, hingga pengurusan dokumen administrasi.
service

11 Maret 2026

Begini Standar Manajemen Warehouse yang Tepat untu
Dalam industri farmasi, warehouse memiliki fungsi lebih dari sekadar penyimpanan. Tetapi juga harus mampu menjaga stabilitas produk agar tetap aman dan sesuai standar hingga saat distribusi.
service

9 Maret 2026

Proses Bongkar Muat di Pelabuhan yang Perlu Dipaha
Aktivitas ini dilakukan menggunakan berbagai peralatan seperti crane pelabuhan, forklift, reach stacker, hingga conveyor system, tergantung jenis barang yang ditangani.
service

6 Maret 2026

Istilah Dalam Dunia Tambang yang Harus Dipahami
Secara umum, kegiatan pertambangan di Indonesia terbagi menjadi dua kategori besar, yaitu pertambangan mineral dan batubara (minerba), serta pertambangan minyak dan gas bumi (migas).
service

5 Maret 2026

Apa Itu Hauling dalam Pertambangan
Bagi masyarakat umum, istilah hauling mungkin masih terdengar asing. Namun di dunia pertambangan, aktivitas ini merupakan proses krusial yang menentukan kelancaran produksi hingga distribusi material.
service

4 Maret 2026

Tips Kirim Barang dengan Truk Selama Ramadhan
Saat lebaran hingga jelang Lebaran, industri logistik kembali menghadapi tantangan klasik, yakni lonjakan permintaan distribusi yang beriringan dengan pembatasan operasional angkutan barang di sejumlah ruas tol dan jalan arteri nasional.
service

3 Maret 2026

Risiko Pengiriman Barang dengan Truk yang Perlu Di
Pengiriman barang melalui jalur darat hingga kini tetap jadi tulang punggung logistik nasional. Selain karena pertumbuhan e-commerce dan pembangunan infrastruktur seperti Tol yang kian masif, distribusi menggunakan truk juga dinilai lebih efisien.
service

2 Maret 2026

Hal Krusial dalam Industri FMCG saat Ramadan
Berdasarkan pola tahunan ritel dan e-commerce, volume transaksi FMCG selama Ramadan bisa meningkat hingga 2–3 kali lipat dibanding bulan biasa, terutama pada dua pekan menjelang Idul Fitri.

Pastikan update informasi SELOG dan logistik terkini

Silakan masukkan email untuk mendapatkan berita atau artikel terbaru dari kami

Ada yang bisa kami Bantu?