Perbedaan Truk CDD dan CDE untuk Kirim Barang

17 Desember 2025

Perbedaan Truk CDD dan CDE untuk Kirim Barang

Saat distribusi logistik, pemilihan jenis armada yang tepat sangat menentukan efisiensi pengiriman barang. Untuk pengiriman darat, dua jenis kendaraan yang sering digunakan adalah truk CDD dan truk CDE. Meski tampak mirip, keduanya memiliki spesifikasi, kapasitas, serta fungsi yang berbeda.

 

Untuk perusahaan yang bergerak dalam sektor perdagangan, ekspor impor, maupun distribusi retail, memahami perbedaan kedua jenis truk ini akan membantu dalam perencanaan logistik yang lebih efektif.

 

Apa Itu Truk CDE?

 

CDE merupakan singkatan dari Colt Diesel Engkel atau dikenal juga sebagai truk engkel. Sesuai namanya, truk ini hanya memiliki satu roda belakang di kiri dan kanan (single axle).

 

Truk CDE biasanya digunakan untuk pengiriman dalam kota atau jarak menengah karena ukurannya lebih kecil dan lincah. Model ini banyak dipakai untuk distribusi barang retail, material ringan, hingga barang kebutuhan toko.

 

 

 

Spesifikasi umum truk CDE:

 

Panjang bak: 3–4 meter

Kapasitas muatan: 2–4 ton

Dimensi lebih kompak, mudah bermanuver di jalan sempit

 

Apa Itu Truk CDD?

 

CDD adalah Colt Diesel Double, yaitu truk yang memiliki konfigurasi dua roda belakang di kiri dan kanan (double axle). Dengan daya angkut lebih besar, truk ini cocok untuk pengiriman barang lebih berat dan volume besar.

 

Truk CDD lebih banyak digunakan untuk distribusi antar kota atau industri yang membutuhkan kapasitas logistik lebih besar.

 

Spesifikasi umum truk CDD:

 

Panjang bak: 5–6 meter

Kapasitas muatan: 4–7 ton

Cocok untuk pengiriman skala menengah hingga besar

 

Perbedaan Truk CDD dan CDE

 

Berikut beberapa hal yang membedakan antara Truk CDD dan CDE. Mulai dari konfigurasi roda, kapapsitas, hingga fungsionalitasnya.

 

Konfigurasi Roda. Truk CDE memiliki konfigurasi roda Single Axle, sementara CDD Double Axle

Kapasitas Muatan. Truk CDE hanya mampu mengangkut muatan dengan kapasita 2–4 ton. Sementara CDD lebih besar, yakni 4–7 ton

Dimensi Truk. Kalau dilihat dari dimensi, jelas truk CDE punya ukuran yang lebih kecil ketimbang CDD

Fungsionalitas. Dengan dimensi yang lebih keci, truk CDE cocok untuk pengiriman dalam kota karena kemampuan manuver di jalan kecil. Sementara truk CDD lebih cocok untuk pengiriman jarak jauh dan antar kota

 

 

 

Kelebihan dan Kekurangan

 

Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan yang dimiliki Truk CDE serta Truk CDD untuk pengiriman barang.

 

Truk CDE

 

Kelebihan

 

Lebih ekonomis dalam biaya operasional

Fleksibel di jalan kecil dan padat

Cocok untuk pengiriman multi-drop

 

Kekurangan

 

Kapasitas muatan terbatas

Tidak cocok untuk cargo besar atau berat

 

Truk CDD

 

Kelebihan

 

Kapasitas lebih besar

Efisien untuk pengiriman jarak jauh

Dapat mengangkut barang industri atau project cargo ringan

 

Kekurangan

 

Kurang fleksibel di area perkotaan sempit

Biaya pengoperasian lebih tinggi

 

Fungsi & Kegunaan

 

Dengan spesifikaksi dan kapasitas yang dimiliki, Truk CDE lebih banyak digunakan pengiriman barang dalam skala kecil hingga menengah, seperti:

 

barang FMCG

makanan dan minuman

pengiriman toko & e-commerce

material ringan

 

Sementara Truk CDD dengan dimensi dan kapasitas yang dimilikinya, lebih cocok untuk pengiriman barang dengan muatan besar dan berat, seperti:

 

material konstruksi

ekspor impor container ringan

furnitur, elektronik besar

distribusi industri

 

 

 

Itulah beberapa perbedaan yang perlu diketahui dari Truk CDE dan CDD. Pemilihan jenis truk tentu bergantung pada kebutuhan logistik bisnis Anda.

 

Jika rute pengiriman berada di area perkotaan dengan muatan tidak terlalu besar, truk CDE adalah pilihan tepat. Namun, jika memerlukan armada untuk muatan lebih besar dan jarak pengiriman lebih jauh, truk CDD adalah pilihan paling sesuai.

 

Layanan Trucking SELOG untuk Kirim Barang

 

Bicara soal perusahaan logistik yang memiliki layanan Trucking, SELOG salah satu lini bisnis PT Serasi Auotraya (SERA) yang juga bagian dari Grup Astra, bisa menjadi pilihan.

 

Dengan pengalaman panjang, armada terawat, sistem tracking, dan tenaga profesional, SELOG siap menjadi mitra logistik untuk mendukung kelancaran pengiriman atas segala kebutuhan bisnis Anda.



SELOG punya layanan trucking utama yang bisa jadi solusi pengiriman ke berbagai lokasi. Diantaranya:



Last Mile Delivery untuk pengiriman hingga ke pelanggan

Long Haul untuk distribusi antar kota maupun antar pulau

Less Than Truckload (LTL) untuk pengiriman volume kecil



SELOG memiliki armada lengkap mulai dari Blind Van, Truk CDE, hingga Wingbox. Serta didukung teknologi digital Astra Fleet Management Solution (AstraFMS) dan untuk memantau mobilitas armada secara real-time.



Selain Trucking, SELOG juga menghadirkan beragam layanan logistik yang komprehensif, diantaranya Shipping, Freight forwarding, Warehousing, serta Project Cargo.


 
Informasi lebih lengkap tentang layanan SELOG, kunjungi website www.selog.astra.co.id atau hubungi nomor (021) 26605333.



Ikuti media sosial SELOG di Instagram @selog_astra dan Linkedin SELOG agar tidak ketinggalan berbagai informasi terbaru mengenai industri logistik.

Artikel Terkait

Temukan berbagai berita terkini dari SELOG

service

18 Maret 2026

Pentingnya Warehousing dalam Industri Tambang
Dalam industri pertambangan, aktivitas warehousing mencakup pengelolaan berbagai material kebutuhan operasional, mulai dari alat berat, suku cadang, bahan bakar, bahan kimia, hingga material eksplosif.
service

16 Maret 2026

Penyebab Overload Pengiriman Barang yang Sering Te
Penumpukan pengiriman bukanlah fenomena baru dalam dunia logistik. Beberapa faktor berikut menjadi penyebab utama sering terjadinya overload pengiriman barang.
service

13 Maret 2026

Perbedaan Freight Forwarder Sesuai Jenis dan Tugas
Freight forwarder dapat disebut sebagai pihak ketiga yang mengelola seluruh proses logistik, mulai dari perencanaan pengiriman, pemilihan moda transportasi, pengaturan distribusi, hingga pengurusan dokumen administrasi.
service

11 Maret 2026

Begini Standar Manajemen Warehouse yang Tepat untu
Dalam industri farmasi, warehouse memiliki fungsi lebih dari sekadar penyimpanan. Tetapi juga harus mampu menjaga stabilitas produk agar tetap aman dan sesuai standar hingga saat distribusi.
service

9 Maret 2026

Proses Bongkar Muat di Pelabuhan yang Perlu Dipaha
Aktivitas ini dilakukan menggunakan berbagai peralatan seperti crane pelabuhan, forklift, reach stacker, hingga conveyor system, tergantung jenis barang yang ditangani.
service

6 Maret 2026

Istilah Dalam Dunia Tambang yang Harus Dipahami
Secara umum, kegiatan pertambangan di Indonesia terbagi menjadi dua kategori besar, yaitu pertambangan mineral dan batubara (minerba), serta pertambangan minyak dan gas bumi (migas).
service

5 Maret 2026

Apa Itu Hauling dalam Pertambangan
Bagi masyarakat umum, istilah hauling mungkin masih terdengar asing. Namun di dunia pertambangan, aktivitas ini merupakan proses krusial yang menentukan kelancaran produksi hingga distribusi material.
service

4 Maret 2026

Tips Kirim Barang dengan Truk Selama Ramadhan
Saat lebaran hingga jelang Lebaran, industri logistik kembali menghadapi tantangan klasik, yakni lonjakan permintaan distribusi yang beriringan dengan pembatasan operasional angkutan barang di sejumlah ruas tol dan jalan arteri nasional.
service

3 Maret 2026

Risiko Pengiriman Barang dengan Truk yang Perlu Di
Pengiriman barang melalui jalur darat hingga kini tetap jadi tulang punggung logistik nasional. Selain karena pertumbuhan e-commerce dan pembangunan infrastruktur seperti Tol yang kian masif, distribusi menggunakan truk juga dinilai lebih efisien.
service

2 Maret 2026

Hal Krusial dalam Industri FMCG saat Ramadan
Berdasarkan pola tahunan ritel dan e-commerce, volume transaksi FMCG selama Ramadan bisa meningkat hingga 2–3 kali lipat dibanding bulan biasa, terutama pada dua pekan menjelang Idul Fitri.

Pastikan update informasi SELOG dan logistik terkini

Silakan masukkan email untuk mendapatkan berita atau artikel terbaru dari kami

Ada yang bisa kami Bantu?