Memahami Industri Kesehatan dan Hambatannya dalam Sektor Logistik.

3 September 2025

Memahami Industri Kesehatan dan Hambatannya dalam Sektor Logistik

Kesadaran publik tentang nilai menjaga kesehatan semakin tumbuh seiring kemajuan teknologi dan akses informasi yang semakin mudah.



Gaya hidup yang sehat sekarang menjadi fokus utama, bukan hanya sekadar mode. Perubahan cara berpikir dari “mengatasi penyakit” ke “menghindari penyakit” juga memacu perkembangan cepat sektor kesehatan.



Di sisi lain, sektor ini menawarkan peluang bisnis menggoda sekaligus tantangan baru, khususnya dalam pengelolaan logistik kesehatan.



Rantai pasokan yang mencakup obat, peralatan medis, dan alat bantu harus dikelola dengan baik agar pelayanan kesehatan tetap berjalan dengan optimal.

 

 



5 Kendala Utama dalam Logistik Kesehatan



1. Keterbatasan Sumber Daya



SDM terbatas: Banyak fasilitas kesehatan, terutama puskesmas dan klinik, kekurangan tenaga logistik yang terlatih.
Anggaran minim: Dana operasional yang terbatas sering menghambat pengadaan barang penting.



2. Proses Pengadaan & Penyimpanan



Proses rumit: Pengadaan sering kali berbelit karena birokrasi.
Penyimpanan tidak sesuai standar: Gudang tanpa kontrol suhu/kelembaban bisa merusak obat atau vaksin.



3. Distribusi & Transportasi



Infrastruktur terbatas: Akses jalan rusak menghambat distribusi ke daerah terpencil.
Armada minim: Keterbatasan kendaraan membuat pengiriman sering terlambat.

 

 


4. Pengelolaan Stok



Stockout & overstock: Kekurangan stok menghambat layanan, kelebihan stok berisiko kedaluwarsa.
Minim teknologi: Banyak yang masih pakai pencatatan manual sehingga rawan salah data.



5. Komunikasi & Koordinasi



Lemah antar lembaga: Puskesmas, rumah sakit, dan dinas kesehatan sering tidak terhubung baik.
Respon lambat: Minim teknologi komunikasi membuat koordinasi kebutuhan tidak cepat.



Strategi Mengatasi Tantangan Logistik Kesehatan


Meningkatkan SDM: Melatih staf logistik secara berkala & rekrut tenaga khusus.
Perbaikan Proses Pengadaan: Menyederhanakan prosedur, gunakan sistem berbasis IT untuk transparansi.
Optimalkan Penyimpanan: Bangun gudang berstandar medis dengan sensor suhu & kelembaban.
Perkuat Distribusi: Tambah armada, bangun infrastruktur, serta jalin kerja sama publik–swasta.
Adopsi Teknologi Stok: Gunakan ERP & WMS untuk memantau persediaan secara real-time.
Perbaiki Koordinasi: Bentuk tim lintas lembaga & gunakan aplikasi komunikasi digital.
Dukungan Kebijakan & Pendanaan: Advokasi peningkatan anggaran logistik kesehatan secara berkelanjutan.

 

 



Tren Global: Supply Chain for Digital Health

 

Mengacu pada laporan DHL 2024 Tren Rantai Pasok Kesehatan, digitalisasi dalam sektor kesehatan menjadi perhatian global, terutama dengan penggunaan Internet of Medical Things (IoMT), Blockchain, dan Artificial Intelligence (AI) untuk pemantauan obat/vaksin secara langsung.



Tren ini sudah mulai diterapkan di Indonesia melalui sistem e-logistik kesehatan Kemenkes yang mendukung pengiriman vaksin secara nasional. (Sumber: Radar Tren DHL 2024 & Kemenkes RI)



SELOG: Solusi Kesehatan Logistik yang Terpercaya


Dalam menghadapi kompleksitas ini, penyedia layanan kesehatan pasti memerlukan mitra logistik yang profesional.

Salah satu perusahaan logistik yang dapat dipilih adalah SELOG, divisi dari PT Serasi Autoraya (SERA) yang merupakan bagian dari Grup Astra dan telah beroperasi selama 20 tahun di sektor logistik.

SELOG hadir untuk menjawab kebutuhan jasa logistik secara menyeluruh, meliputi Trucking, Shipping, Freight forwarding, Warehousing, dan Project Cargo.

Setiap layanan SELOG didukung oleh teknologi digital Astra Fleet Management Solution (AstraFMS) yang tidak hanya mempermudah, tetapi juga efektif dan efisien untuk bisnis.

Melalui teknologi AstraFMS, SELOG menawarkan solusi menyeluruh untuk pengelolaan kendaraan dan transportasi di Indonesia yang berlandaskan teknologi informasi.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai layanan SELOG, kunjungi website www.selog.astra.co.id atau hubungi kami di nomor (021) 26605333.

Ikuti media sosial SELOG di Instagram @selog_astra dan Linkedin SELOG agar tidak ketinggalan berbagai informasi terbaru mengenai industri logistik.

Artikel Terkait

Temukan berbagai berita terkini dari SELOG

service

18 Maret 2026

Pentingnya Warehousing dalam Industri Tambang
Dalam industri pertambangan, aktivitas warehousing mencakup pengelolaan berbagai material kebutuhan operasional, mulai dari alat berat, suku cadang, bahan bakar, bahan kimia, hingga material eksplosif.
service

16 Maret 2026

Penyebab Overload Pengiriman Barang yang Sering Te
Penumpukan pengiriman bukanlah fenomena baru dalam dunia logistik. Beberapa faktor berikut menjadi penyebab utama sering terjadinya overload pengiriman barang.
service

13 Maret 2026

Perbedaan Freight Forwarder Sesuai Jenis dan Tugas
Freight forwarder dapat disebut sebagai pihak ketiga yang mengelola seluruh proses logistik, mulai dari perencanaan pengiriman, pemilihan moda transportasi, pengaturan distribusi, hingga pengurusan dokumen administrasi.
service

11 Maret 2026

Begini Standar Manajemen Warehouse yang Tepat untu
Dalam industri farmasi, warehouse memiliki fungsi lebih dari sekadar penyimpanan. Tetapi juga harus mampu menjaga stabilitas produk agar tetap aman dan sesuai standar hingga saat distribusi.
service

9 Maret 2026

Proses Bongkar Muat di Pelabuhan yang Perlu Dipaha
Aktivitas ini dilakukan menggunakan berbagai peralatan seperti crane pelabuhan, forklift, reach stacker, hingga conveyor system, tergantung jenis barang yang ditangani.
service

6 Maret 2026

Istilah Dalam Dunia Tambang yang Harus Dipahami
Secara umum, kegiatan pertambangan di Indonesia terbagi menjadi dua kategori besar, yaitu pertambangan mineral dan batubara (minerba), serta pertambangan minyak dan gas bumi (migas).
service

5 Maret 2026

Apa Itu Hauling dalam Pertambangan
Bagi masyarakat umum, istilah hauling mungkin masih terdengar asing. Namun di dunia pertambangan, aktivitas ini merupakan proses krusial yang menentukan kelancaran produksi hingga distribusi material.
service

4 Maret 2026

Tips Kirim Barang dengan Truk Selama Ramadhan
Saat lebaran hingga jelang Lebaran, industri logistik kembali menghadapi tantangan klasik, yakni lonjakan permintaan distribusi yang beriringan dengan pembatasan operasional angkutan barang di sejumlah ruas tol dan jalan arteri nasional.
service

3 Maret 2026

Risiko Pengiriman Barang dengan Truk yang Perlu Di
Pengiriman barang melalui jalur darat hingga kini tetap jadi tulang punggung logistik nasional. Selain karena pertumbuhan e-commerce dan pembangunan infrastruktur seperti Tol yang kian masif, distribusi menggunakan truk juga dinilai lebih efisien.
service

2 Maret 2026

Hal Krusial dalam Industri FMCG saat Ramadan
Berdasarkan pola tahunan ritel dan e-commerce, volume transaksi FMCG selama Ramadan bisa meningkat hingga 2–3 kali lipat dibanding bulan biasa, terutama pada dua pekan menjelang Idul Fitri.

Pastikan update informasi SELOG dan logistik terkini

Silakan masukkan email untuk mendapatkan berita atau artikel terbaru dari kami

Ada yang bisa kami Bantu?