Begini Proyeksi Pergudangan Indonesia di Masa Depan

24 Februari 2025

Begini Proyeksi Pergudangan Indonesia di Masa Depan

Industri pergudangan di Indonesia terus menunjukan pertumbuhan yang signifikan, seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan penyimpanan barang bagi pelaku bisnis, terutama di sektor ekspor dan impor.


Pergudangan berperan penting dalam efisiensi operasional dan penghematan biaya bagi perusahaan, sekaligus menjamin keamanan dan kualitas barang yang disimpan.


Sejalan dengan pemulihan ekonomi nasional, sektor pergudangan mengalami lonjakan permintaan yang cukup besar.
Data dari Bank Indonesia (BI) mengenai Perkembangan Properti Komersial (PPKOM) menunjukan bahwa di kuartal IV 2022, permintaan terhadap properti komersial di wilayah tumbuh mencapai 0,14%, melanjutkan tren positif dari kuartal sebelumnya yang mencatat kenaikan 0,06%.


Pertumbuhan sektor ini sebagian besar didorong oleh peningkatan jasa pergudangan yang mencapai rata-rata 15% - 20%. Permintaan tertinggi berasal dari industri makanan dan minuman (food & beverage/F&B), serta pusat distribusi perusahaan asal Cina dan Jepang.


Selain itu, laporan dari Colliers menyebutkan bahwa sepanjang tahun 2022, sektor logistik—terutama pergudangan—menyumbang 14,32% dari total transaksi di industri logistik.

 

 


Bahkan, transaksi lahan industri, termasuk penyewaan gudang dan lahan industri, mencapai 212,74 hektare, meningkat dari 210,47 hektare pada tahun sebelumnya. Angka ini menunjukan bahwa sejak pandemi 2020, sektor pergudangan terus mengalami pertumbuhan yang pesat.


Prospek Cerah Industri Pergudangan Indonesia


Optimisme terhadap industri pergudangan di Indonesia semakin meningkat, didorong oleh beberapa faktor utama, antara lain:


Letak Geografis Indonesia: Sebagai negara kepulauan, Indonesia memerlukan lebih banyak gudang untuk mendukung distribusi barang ke berbagai wilayah.


Meningkatnya Konsumsi Masyarakat: Pola konsumsi yang terus meningkat sepanjang tahun, tanpa mengenal musim, turut mendorong pertumbuhan sektor pergudangan.


Pertumbuhan Ekonomi yang Stabil: Perbaikan ekonomi memberikan dampak positif bagi aktivitas logistik dan pergudangan.


Transformasi Bisnis ke Model E-Commerce: Semakin banyaknya bisnis yang beralih ke platform digital meningkatkan permintaan gudang untuk menyimpan stok barang guna memastikan pengiriman cepat dan tepat waktu.

 

 


Dalam memilih jasa pergudangan, perusahaan harus mempertimbangkan kemudahan layanan, kualitas fasilitas, serta aksesibilitas ke pusat distribusi ekspor dan impor.


Semua faktor itu sangat krusial dalam menjamin efisiensi operasional dan kecepatan pengiriman barang. Salah satu penyedia layanan warehousing profesional dan berkualitas yang bisa jadi pilihan adalah SELOG.


SELOG: Solusi Pergudangan dan Logistik Komprehensif


SELOG merupakan salah satu lini bisnis dari PT Serasi Autoraya (SERA), yang juga bagian dari Grup Astra dan telah berpengalaman 20 tahun di industri logitik.


SELOG hadir untuk memenuhi kebutuhan akan jasa logistik end to end, mulai dari Trucking, Shipping, Freight forwarding, Warehousing, serta Project Cargo.


Layanan warehouseing SELOG juga didukung teknologi Warehouse Management System (WMS) untuk mempermudah pelacakan secara komprehensif, mulai dari proses incoming, binning, hingga picking. Sehingga setiap detail stock barang terkontrol dengan baik dan mempermudah Anda dalam memantau inventori untuk memastikan kondisinya selalu terjaga.

 

 


Selain itu, setiap layanan SELOG juga didukung penggunaan teknologi digital Astra Fleet Management Solution (AstraFMS) yang tidak hanya memudahkan, tetapi juga efektif dan efisien bagi bisnis.


Dengan teknologi AstraFMS, SELOG menyediakan solusi komprehensif dalam pengelolaan kendaraan dan transportasi di Indonesia dengan berbasis teknologi informasi.


Informasi lebih lanjut tentang layanan SELOG, silahkan mengunjungi website www.selog.astra.co.id atau bisa juga menghubungi kami di nomor (021) 26605333.

Artikel Terkait

Temukan berbagai berita terkini dari SELOG

service

18 Maret 2026

Pentingnya Warehousing dalam Industri Tambang
Dalam industri pertambangan, aktivitas warehousing mencakup pengelolaan berbagai material kebutuhan operasional, mulai dari alat berat, suku cadang, bahan bakar, bahan kimia, hingga material eksplosif.
service

16 Maret 2026

Penyebab Overload Pengiriman Barang yang Sering Te
Penumpukan pengiriman bukanlah fenomena baru dalam dunia logistik. Beberapa faktor berikut menjadi penyebab utama sering terjadinya overload pengiriman barang.
service

13 Maret 2026

Perbedaan Freight Forwarder Sesuai Jenis dan Tugas
Freight forwarder dapat disebut sebagai pihak ketiga yang mengelola seluruh proses logistik, mulai dari perencanaan pengiriman, pemilihan moda transportasi, pengaturan distribusi, hingga pengurusan dokumen administrasi.
service

11 Maret 2026

Begini Standar Manajemen Warehouse yang Tepat untu
Dalam industri farmasi, warehouse memiliki fungsi lebih dari sekadar penyimpanan. Tetapi juga harus mampu menjaga stabilitas produk agar tetap aman dan sesuai standar hingga saat distribusi.
service

9 Maret 2026

Proses Bongkar Muat di Pelabuhan yang Perlu Dipaha
Aktivitas ini dilakukan menggunakan berbagai peralatan seperti crane pelabuhan, forklift, reach stacker, hingga conveyor system, tergantung jenis barang yang ditangani.
service

6 Maret 2026

Istilah Dalam Dunia Tambang yang Harus Dipahami
Secara umum, kegiatan pertambangan di Indonesia terbagi menjadi dua kategori besar, yaitu pertambangan mineral dan batubara (minerba), serta pertambangan minyak dan gas bumi (migas).
service

5 Maret 2026

Apa Itu Hauling dalam Pertambangan
Bagi masyarakat umum, istilah hauling mungkin masih terdengar asing. Namun di dunia pertambangan, aktivitas ini merupakan proses krusial yang menentukan kelancaran produksi hingga distribusi material.
service

4 Maret 2026

Tips Kirim Barang dengan Truk Selama Ramadhan
Saat lebaran hingga jelang Lebaran, industri logistik kembali menghadapi tantangan klasik, yakni lonjakan permintaan distribusi yang beriringan dengan pembatasan operasional angkutan barang di sejumlah ruas tol dan jalan arteri nasional.
service

3 Maret 2026

Risiko Pengiriman Barang dengan Truk yang Perlu Di
Pengiriman barang melalui jalur darat hingga kini tetap jadi tulang punggung logistik nasional. Selain karena pertumbuhan e-commerce dan pembangunan infrastruktur seperti Tol yang kian masif, distribusi menggunakan truk juga dinilai lebih efisien.
service

2 Maret 2026

Hal Krusial dalam Industri FMCG saat Ramadan
Berdasarkan pola tahunan ritel dan e-commerce, volume transaksi FMCG selama Ramadan bisa meningkat hingga 2–3 kali lipat dibanding bulan biasa, terutama pada dua pekan menjelang Idul Fitri.

Pastikan update informasi SELOG dan logistik terkini

Silakan masukkan email untuk mendapatkan berita atau artikel terbaru dari kami

Ada yang bisa kami Bantu?